Published On: Kam, Okt 20th, 2016

Inilah Pola Pengamanan Haul Sunan Bonang

TUBAN

seputartuban.com – Untuk menata pengamanan Haul Sunan Bonang, Kamis (20/10/2016) dilakukan sejumlah penataan dan penempatan personil. Mulai larangan lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan sampai parkir

Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati

Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati

Inilah beberapa kawasan larangan bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan dan larangan parkir tersebut terdapat di 7 kawasan yang diberlakukan sejak Selasa (18/10/2016). Yakni tepat berada di depan Gedung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuban, depan Koramil 0811/01 Tuban, depan sekolah TK Pertiwi.

Serta di sepanjang jalan Kartini, atau Depan kantor Pemerintah Kabupaten Tuban. Kemudian didepan pintu masuk atau Gapura Pendopo menuju Alun-alun, serta didepan Masjid Agung Tuban.

Selain itu, Kelurahan Kutorejo khususnya gang IV. Larangan selain diberlakukan bagi para PKL dan jasa parkir, larangan tersebut juga berlaku bagi pemilik kendaraan roda 2 dan roda 4. Termasuk penutupan sepanjang Jalan Veteran serta Jalan KH.Mustain.

“Ketetapan ini diberlakukan sejak Selasa, (18/10/2016) pagi hingga Sabtu, (22/20/2016) dini hari. Untuk memaksimalkan dilaksanakan oleh petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP, serta Dishub Tuban,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati.

Bagi PKL yang melanggar, akan dibongkar paksa jika terdapat para PKL yang memaksa berjualan atau mendirikan lapak di kawasan larangan tersebut.

Untuk Pos Pusat Layanan dan pengaduan, seluruhnya berjumlah 5 Pos Pelayanan (Posyan). Masing-masing pos tersebut berada di pos Boom, pos selatan Masjid Agung, pos depan Kantor Pemkab Tuban, pos simpang tiga Jalan Pemuda, pos Area Makam.

Seluruh jumlah kekuatan yang dilibatkan dalam pengamanan ini berjumlah 470 personil. Rincianya dari Polri 240 personil, TNI 30 personil, Pom-TNI 4 personil, Dishub 30 personil, Satpol PP 40 personil, Banser 88 personil, Linmas 14 personil, Dinas Kesehatan 6 personil.

“Ini sebagai antisipasi kerawanan, sebab membeludaknya pengunjung mempengaruhi para pelaku tindak kejahatan untuk melakukan aksi,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author