Published On: Kam, Agu 30th, 2018

Inilah Jadwal Pemulangan Jamaah Haji Tuban Tahun 1439 H

seputartuban.com, TUBAN – Sebanyak 1, 009 jamaah haji tahun 1439 H /2018 M Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Tuban, yang terbagi dalam 3 Kelompok Terbang ( Kloter) 42,43,44, akan segera tiba di tanah air.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kementrian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh, Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, Kamis (30/08/2018) menjelaskan jamaah haji akan segera kembali ke tanah air dengan komposisi yang komplit. “Alhamdulilah dari 1009 jamaah haji kembali dengan komplit dan tidak ada yang meninggal disana. Tapi ada satu yang terkena stroke tapi sudah ditangani oleh tim kesehatan,” ungkapnya.

Direncanakan, keluarga diperbolehkan menjemput kedatangan para tamu Allah SWT itu di lapangan Kompi Senapan C 521 Tuban, kawasan jalan Sunan Kali Jaga. Juga dihimbau agar saat menjemput menggunakan tanda pengenal diri dan stiker mobil yang sudah diberikan dari panitia. Hal itu untuk memudahkan pengaturan dan demi ketertiban serta keamanan acara. Seperti biasa, jamaah haji yang baru datang di Surabaya akan difasilitasi penjemputan oleh panitia. “Kami dari panitia memberikan fasilitas untuk transportasi penjemputan jamaah haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya,” katanya.

Kloter 42 di jadwalkan hari Senin (10/9/2018) tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo, pukul 21.45 WIB. Diperkirakan sampai di Tuban, Selasa (11/9/2018) Pukul 02.45 WIB. Sedangkan kloter 43 selasa (11/9/2018), Landing di Bandara Juanda pukul 06.45 WIB. Perkiraan tiba dii Tuban pukul 11.15 WIB. Kemudian kloter 44 dijadwalkan sampai di Juanda pada Selasa (11/9/2018) pukul 17.55 WIB, serta diperkirakan sampai di Tuban pukul 22.55 WIB. “Apabila Ada pihak keluarga ada yang ingin menjemput di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, diharapkan untuk melaporkan ke Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tuban, paling lambat 31 Agustus 2018,” imbuhnya.

Meski demikian, keluarga tetap disarankan menjemput anggota keluarganya di Tuban saja. Karena dikhawatirkan jika di Surabaya, akan tidak dapat masuk ke lokasi dan merepotkan jamaah haji yang dijemput karena membawa barang bawaan sendiri. “Sebenarnya tujuan keluarganya menjemput untuk mempermudah jama’ah tetapi justru sebaliknya akan tambah merepotkan jamaah sendiri. Iya kalau masih muda gak apa – apa tapi kalau sudah tua kasihan,” pungkasnya.

Diketahui, jamaah haji yang sakit dan pernah dirawat tim medis akhirnya dipulangkan lebih awal dari jadwal. Pertmbangan kondisi kesehatan daj mengalami stroke. Dia adalah Kastirah, warga asal Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban yang masuk dalam Kloter 42. Dia pulang bersamaan dengan oter 06 dari Kabupaten Jember dan tiba pada Rabu (29/08/2018). RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author