Published On: Rab, Apr 30th, 2014

Inilah Alasan Dinas Terkait Elpiji Masih “Menghilang”

Share This
Tags

TUBAN

gas-3-kg.jpgseputartuban.com – Selama beberapa waktu terakhir stok Elpiji dimasyarakat mengalami kelangkaan. Hal ini mulai meresahkan, karena mengganggu akitivitas rumah tangga. Selain itu jika ada menjual, harganya naik.

Mawardi (48), salah satu warga Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang menjadi agen elpiji sejak 2 bulan pasokan yang diterimanya berukurang. Untuk April 2014, hanya dipasok 1200 tabung. Padahal kebutuhan minimal setiap bulan berkisar antara 1500 sampai 1600 tabung.

Pengurangan ini menggangu distribusi. Akibatnya banyak toko dan grosir harus mendapat bagian sedikit. “Setiap grosir paling cuma 20 sampai 30 tabung. Uang ada, kalau barang tidak ada harus apa, ” keluh Mawardi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Dispepar) Pemkab Tuban, Endang Trimedyain menjelaskan elpiji tidak mengalami kelangkaan. Namun hanya pengiriman di distributor dikurangi.

Hal ini dilakukan untuk menekan kenaikan harga yang direncanakan pada  awal Mei 2014. Kenaikan itu akan berimbas dengan naiknya harga elpiji 3 kg. Sehingga, untuk distribusi April 2014 dikurangi. “Pengurangan saya kira hanya sedikit dan merata. Saya kira tidak akan berpengaruh pada jenis usaha mikro, ” ungkap Endang. HANAFI

Facebook Comments

About the Author