Published On: Ming, Sep 17th, 2017

Ini Olahraga Baru, Woodball Tuban Resmi Dibentuk

seputartuban.com –  Kabupaten Tuban resmi memiliki kepengurusan olahraga Woodball,  setelah dikeluarkan Surat Keputusan (SK)  dari Pengurus Provinsi Jatim.  Penyerahan dilakukan ditengah kegiatan Pelatihan dan Diklat Wasit dan Pelatih di Kota Malang,  Sabtu (16/9/2017) malam. 

SEMANGAT BARU : Ketua Woodball Pengprov Jatim menyerahkan SK kepada Ketua Woodball Pengcab Tuban

Sebagai Ketua,  Cipnal Muchlip M hadir bersama pengurus harian menerima langsung SK dari Ketua Umum Woodball Pengprov Jatim.  Serta mengikuti pelatihan Wasit dan Pelatih,  sehingga saat Cabang Olahraga (Cabor)  dibentuk,  sudah memiliki wasit dan pelatih yang bersertifikasi oleh Pengprov dan Koni Jatim. 

MOTIVASI SIMBOLIK :Ketua Bidang Bina Prestasi Koni Jatim didampingi Sekretaris Woodball Pengprov Jatim menyerahkan alat Woodball kepada Ketua Pengcab Tuban

Selain menerima SK,  pengurus baru juga diberika satu set alat Woodball.  Mallet (stik atau alat pukul),  bola dan gate (gawang)  serta tas.  Pemberian ini dilakukan sebagai simbol motivasi dan dukungan oleh Pengprov kepada Pengcab Tuban untuk mengembangkan olahraga yang menyerupai golf ini. 

EKSEBISI : Sekda Kota Malang, Wasto bermain Woodball didampingi Pengprov dan Ketua Pengcab Tuban (topi hitam)

“Kami berharap dapat menambah nama baik Tuban dan atlet melalui olahraga ini.  Ada warna baru dunia olahraga Tuban.  Olahraga ini cocok mulai anak sampai manula dan berbagai status sosial sangat cocok, ” kata Cipnal. 
Berbagai pertandingan regional dan nasional bahkan internasional sudah terselenggara selama ini.  Diharapkan Tuban mampu ambil bagian dalam turnamen yang telah teragendakan tersebut. “Kita juga akan membentuk club-club yang berbasis komunitas,  pekerjaan hingga sekolah.  Semoga hal baik ini mendapat dukungan dari banyak pihak,”  imbuhnya. 

Disela-sela rangkaian kegiatan,  Sekretaris Kota Malang,  Wasto berkesempatan mencoba Woodball dalam acara pembukaan open turnamen Woodball Malang.  Meski baru sekali mencoba,  dengan tiga pukulan mampu memasukkan bola ke gawang dengan jarak 5 meter. “Olahraga ini cocok mulai pejabat sampai rakyat.  Semoga berkembang luas di Jawa Timur dan membawa nama baik Jawa Timur,”  kata Sekda.  Fik

Facebook Comments

About the Author