Published On: Sen, Jun 12th, 2017

Ini Kisah Nur KDI Sekarang Jadi Abdi Negara

Sebagian harapan orang tuanya sudah dapat dipenuhi. Mulai dunia tarik suara, pendapatan ekonomi hingga pekerjaan. Namun hanya permintaan agar segera menikah yang belum dapat ia penuhi hingga sekarang. Dia menjalani hidupnya dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu bersamanya.

KEHIDUPAN BARU : Nur KDI saat ditemui di kantornya

seputartuban.com, TUBAN – Siti Nurrohmah (27) yang dikenal NUR KDI, dulu pernah menggebrak panggung Kontes Dangdut Indonesia (KDI) di salah satu telivisi swasta Indonesia pada awal 2015 lalu. Meski dia tidak berhasil jadi jawara, namun namanya sudah menggemparkan Tuban saat itu.

Dukungan dari masyarakat, politisi bahkan Pemkab Tuban serasa maksimal. Karena dianggap sudah mampu membawa nama Tuban hingga kancah nasional dan sudah mempromosikan nama Tuban melalui TV berulang kali saat kontes disiarkan langsung. Bahkan saat itu bertemu langsung dengan Bupati Tuban, K.H Fathul Huda untuk menerima dukungan dan restunya.

Bagaimana kabarnya sekarang setelah 2 tahun, dia sudah menjadi staf Bidang Kebudayaan, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Pemkab Tuban. Dia mendapat rekomendasi langsung dari Wakil Bupati Tuban agar dapat bekerja ditempat itu.”Dengan dukungan orang tua dan semoga kedepan lebih baik lagi saya akan menjalani tanggung jawab yang baru dengan ikhlas,” katanya saat ditemui ditempat kerjanya kemarin.

Meskipun sekarang dangan waktu yang sangat terbatas, karena harus menjadi pekerja kantoran, tapi dia tetap berupaya berkarya dalam dunia tarik suara. Mulai menjalani jadwal pentas saat libur kerja hingga membuat lagu dalam waktu senggangnya.

Hingga saat ini dia masih banyak menerima tawaran mannggung hingga luar daerah. Mulai dari Bojonegoro, Lamongan, Gresik hingga ke Jawa Tengah. Di Tuban dia sering mendapatkan kesempatan manggung pada acara yang mendatangkan massa banyak.

“Untuk mengisi waktu luang biasanya ikut kegiatan sosial. Juga penggalangan dana untuk di salurkan ke korban bencana alam. Terkadang juga ikut bantu kakak perempuan saya untuk jualan baju,” imbunya.

Putri Supini, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban itu mengaku dalam mengejar impianya dia tidak memaksakan diri. Namun lebih mengalir dan menjalani dengan ikhlas. Serta modal keyakinan kuat bahwa kedepan akan lebih baik lagi.

“Dengan dukungan dan doa dari orang tua, saya bisa menjalani semua dengan semangat. Tapi ada hal yang belum bisa saya turuti dari permintaan orang tua yaitu cepat menikah,” tuturnya sambil tertawa.

Dia berharap kedepan musik dangdut dapat dinikmati masyarakat semakin luas. “Semoga teman -teman yang lain bisa lebih profesional lagi dalam mengejar karier. Agar mendapatkan hasil yang lebih baik,” ungkapnya.

Dia memiliki prinsip bahwa apa yang dilakukan jika selalu mendapatkan lindungan dan ridho dari Allah SWT akan selalu baik hasilnya.“Dalam menjalani hidup harus bisa menerima apa yang ada,ikhlas dalam menjalani sesuatu. Karena kita harus yakin Allah SWT selalu ada buat kita,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author