Published On: Sel, Nov 3rd, 2015

Ilmi Zada Meluruskan Bantuan “Salah Kamar”

SEMANDING

KONSISTEN : Anggota DPRD Tuban, Muhammad Ilmi Zada saat melakukan reses

KONSISTEN : Anggota DPRD Tuban, Muhammad Ilmi Zada saat melakukan reses

seputartuban.com – Hasil Reses anggota DPRD Tuban, Muhammad Ilmi Zada sejak 28 Oktober hingga 31 Oktober 2015 sebagian besar mengeluhkan bantuan yang tidak tepat sasaran. Masyarakat menerima bantuan tidak sesuai yang dibutuhkanya.

Salah satunya terjadi di Dusun Randuanak, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Masyarakat membutuhkan bantuan traktor, tetapi mendapat bantuan pompa air. Ini jelas terkesan buang anggaran. “Masih banyak bantuan pemerintah yang tidak melihat kebutuhan masyakat, sehingga sia-sia,” kata Ilmi Zada, Senin (2/11/2015).

Bantuan lain yang dikeluhkan adalah untuk anak sekolah. Diantaranya data siswa miskin yang dipakai dasar pencairan dana tiap sekolah, nampak jelas sangat terkesan tidak di perbaharui. Sedangkan bidang infrastruktur pendidikan, kondisi SMPN satu atap di Desa Waleran, Kecamatan Grabagan sangat butuh dilakukan rehab. “Pendidikan juga butuh perhatian dari pemerintah, terutama didaerah-daerah terpencil,” sambungnya.

Politisi muda asal Partai Demokrat itu menambahkan, dari hasil reses yakni usulan masyarakat yang diterimanya akan diteruskan ke Pemkab Tuban. Diupayakan akan dimasukkan dalam APBD 2016. Tahapanya sebagai ahan evaluasi penetapan APBD yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD.

Diketahui, reses Ilmi Zada dilaksanakan di 4 tempat. Yaitu Desa Waleran, Kecamatan Grabagan, Dusun Randuanak dan 2 lokasi di Desa Bektiharjo serta Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding yang dihadiri 400 masyarakat. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author