Published On: Kam, Jul 21st, 2016

Hujan Diperkirakan Akan Terjadi Hingga Akhir Juli

TUBAN

seputartuban.com – Diperkirakan sebelumnya musim kemarau akan terjadi pada bulan Juli, namun hingga saat ini masih terjadi hujan dan diperkirakan akan terjadi hingga akhir Juli 2016.

Kondisi suhu laut yang menyebabkan gumpalan air pada awan

Kondisi suhu laut yang menyebabkan gumpalan air pada awan

Sesuai dengan surat edaran dari BMKG Surabaya nomor KT.304/538/MJUD/VI/2016 tertanggal 07 Juni 2016 tentang prakiraan cuaca bulan Juli 2016. Pada tahun 2016 diperkirakan terjadi La Nina pada bulan Juni-Oktober 2016. La Nina menyebabkan curah hujan meningkat dibandingkan dengan cuaca normal.

Serta menyebabkan suhu permukaan laut naik, sehingga meningkatkan suplai uap air bertambah. Hal itu dapat memicu terjadinya pembentukan awan-awan rendah sehingga menjadi hujan.

Plt. Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono mengatakan saat ini perlu diwaspadai bersama perkembangan pertumbuhan awan-awan dan perbedaan tekanan udara yang terjadi. Serta kemungkinan dampaknya pada wilayah yang area berwarna kuning-orange. Cukup besar perbedaan tekanan dan akumulasi uap air di utara pantura Jawa, angin mengarah barat daya sampai selatan. “Diperkirakan hujan masih akan terjadi hingga akhir Juli,” kata Joko Ludiono, Rabu (20/7/2016).

Secara visual kumpulan awan berwarna orange itu saat ini berada tepat di atas wilayah Tuban. Sehingga masih berpotensi terjadi hujan. Tiap kali hujan selalu disertai dengan ancaman bencana alam, seperti tanah longsor, puting beliung dan banjir bandang. “Kita lakukan upaya peringatan dini ini dalam rangka kesiap- siagaan dan mengurangi resiko bencana,” jelasnya.

Daerah yang berpotensi terjadi bencana akibat hujan seperti puting beliung berpotensi terjadi di Kecamatan Palang, Kecamatan Widang, Kecamatan Parengan, Kecamatan Singgahan, Kecamatan Montong, Kecamatan Kerek, Kecamatan Merakaurak dan Kecamatan Semanding.

Sedangkan banjir bandang berpotensi terjadi di Kecamatan Parengan, Kecamatan Rengel, Kecamatan Plumpang, Kecamatan Palang, Kecamatan Semanding, Kecamatan Merakurak, Kecamatan Montong, Kecamatan Kerek dan Kecamatan Bangilan. Sedangkan tanah longsor berpotensi terjadi di Kecamatan Senori dan Kecamatan Montong. “Salah satu upayanya termasuk memetakan wilayah potensi terjadi bencana dan memberikan himbauan agar masyarakat selalu waspada,” pungkas Joko.

Diketahui, BPBD Tuban telah menerima rilis dari BMKG untuk bulan Juli terkait musim kemarau. Surat tersebut oleh BPBD Tuban sudah di teruskan ke kecamatan se Kabupaten Tuban. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author