Published On: Kam, Jan 12th, 2017

HT Tawarkan Program Gerobak Untuk Pembangunan Ekonomi Nasional

seputartuban.com, TUBAN – Melalui program bantuan gerobak, Partai Perindo membantu para pedagang di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan mampu menaikkan taraf hidup masyarakat kelas bawah, menambah jumlah lapangan pekerjaan dan bisa meningkatkan perekonomian di Indonesia.

MELANTIK : Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo dalam acara pelantikan pengurus baru di Kabupaten Tuban, Rabu (11/1/2016) di salah satu rumah makan kawasan Jalan Basuki Rahmat Tuban

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, dalam kehadirannya di Pelantikan kepengurusan DPD Partai Perindo Kabupaten Tuban, Rabu (11/1/2016) malam di salah satu rumah makan di Tuban menyampaikan bahwa ia terus berjuang dalam menyejahterakan masyarakat. Dengan hadir ditengah masyarakat lewat sektor pembangunan ekonomi kelas bawah.

Hingga dengan segala kelebihan dan besarnya perusahaan media yang ia pimpin, harus dikorbankan waktunya dan dikesampingkan sementara untuk berjuang membangun negara. “Saya berjuang melalui partai Perindo untuk bangsa dan negara. Dengan melihat keadaan Indonesia seperti sekarang, kita merasa terpanggil. kita harus berjuang untuk kemajuan Indonesia lebih sejahtera,” katanya.

Menurutnya, untuk membangun Indonesia harus dengan menyejahteraan rakyat bawah. Ditengah persaingan pasar bebas dunia, usaha dan bisnis kecil bisa mati. Sehingga usaha mikro dan kecil harus dibantu dan dibangkitkan agar siap bersaing.

Untuk sementara, Salah satu program yang dia jalankan yakni program gerobak. “70 persen perputaran uang itu ada di Jakarta dan Surabaya. Sehingga kita perlu bangkitkan ekonomi daerah. Yaitu dengan program gerobak. Kita bantu masyarakat lokal, yakni memberi gerobak, konsep dan modalnya untuk bisa berwirausaha, harapannya bisa membangkitkan dan membesarkan ekonomi daerah,” jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa permasalahan utama bangsa Indonesia adalah ketimpangan sosial dan ekonomi, yang miskin semakin terlindas karena ketidak siapan menghadapi persaingan bebas dunia. Menurutnya negara perlu filter agar masyarakat bawah terlindungi dan bisa berkembang.

“Yang kaya, kaya sekali dan yang miskin, miskin sekali dan semakin terlindas dengan adanya persaingan bebas dunia. Perlu dikembangkan dahulu sebelum dibiarkan bersaing bebas.” ungkap pengusaha yang ibu kandungnya asli dari Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban itu. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author