Published On: Kam, Feb 6th, 2014

Hasil Produksi Pertanian Selama 2013 Menurun

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Selama tahun 2013, hasil panen di Kabupaten Tuban mengalami penurunan. Hal ini disebabkan banyak faktor, diantaranya karena bencana banyir, serangan hama hingga alih fungsi lahan pertanian.

Suparno

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Suparno

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, hasil panen padi pada 2012, mencapai 68 kwintal per hektar, dengan luas lahan 82.303 hektar. Sehingga total produksi padi mencapai 565.527 ton per tahun. Sedangkan selama 2013, hasil panen padi menurun 60,59 kwintal per hektar, dengan total luas lahan 80,655 hektar, sehingga total hasil produksi menurun menjadi 488.685 ton.

Sementara itu untuk tanaman Jagung pada tahun 2012, hasil panen mencapai 48,39 kwintal per hektar, dengan luas lahan yang panen 92.443 hektar, total produksi 531.571 ton se Kabupaten Tuban. Sedangkan pada 2013, hasil panen mencapai 51,73 kwintal per hektar, dengan luas lahan yang panen 83.473 hektar, atau total produksi hasil pertanian jenis jagung ini menurun menjadi 431.786 ton.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, Suparno saat diwawancari dikantornya, Selasa (4/2/2014) mengatakan menurunya hasil panen ini faktor banjir, serangan hama wereng dan berkurangnya lahan pertanian atau alih fungsi lahan.

“Untuk mengantisipasi hal itu, kita siapkan bebera program untuk mengantisipasi menurunnya hasil panen. Kita harapkan nantinya hasil panen untuk tahun 2014 bisa naik sehingga kesejahteraan bagi para petani juga bisa meningkat,” kata Suparno.

Program yang sudah disiapkan diantaranya, SLPTT (Sekolah Lapangan Pertanian Terpadu) yang ada dibeberapa tempat untuk menaikkan kwantitas hasil panen para petani. Program pendampingan peningkatan produksi panen dan pengawalan, peningkatan IP (Indek Penanaman) melalui kegiatan optimasi lokasi, dan pengawalan pupuk bersubsidi.

“Juga masih ada beberapa program lagi, tetapi yang paling utama adalah pengawalan pemenuhan kebutuhan pupuk bagi para petani, dan pengurangan kehilangan hasil panen dengan mempersiapkan beberapa sarana pasca panen. Alat panen dan alat pasca panen yang diberikan oleh Pemerintah Propinsi,” ungkapnya. (lis)

Facebook Comments

About the Author

Videos