Published On: Sel, Des 8th, 2015

Hasil Pertanian Tuban Selalu Surplus

TUBAN

TAK BERUNTUNG: Seorang petani di Kecamatan Plumpang dengan gelisah mengusung onggokan jagung yang dipanen dari ladangnya, Rabu (25/06/2014) siang.

Petani jagung Kec. Plumpang

seputartuban.com – Hasil pertanian Tuban sejak 2011 hingga 2014 selalu surplus. Menurut juru bicara Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi mengatakan hal ini dapat dipenuhi melalui sejumlah program pertanian yang dilakukan Pemkab Tuban.

Hingga saat ini Tuban menjadi penyangga kebutuhan pangan Jawa Timur dan Nasional. “Bisa dilihat dari peningkatan produksi padi setiap tahunnya, meski sebagian beriklim kering. Lahan pertanian masih bisa dioptimalkan melalui sistem irigasi yang baik,” katanya, Selasa (8/12/2015).

Sejak 2011 hingga 2014 Tuban mengalami peningkatan produksi padi sebesar 3,43 persen dengan rata rata 533.509 ton per tahun. Dibanding kebutuhan lokal sebanyak 350.479,18 ton, sehingga mengalami surplus 183.029,82 ton atau 54,34 persen per tahun.

Sampai November 2015, produksi padi kabupaten Tuban 531.405 ton atau 96,95 persen dari target akhir tahun 2015 sebesar 548.148 Ton. “Dilihat masih ada beberapa daerah yang akan panen di Desember ini. Maka target yang tinggal beberapa persen itu akan dapat kita capai,” katanya optimis.

Dia menjelaskan selain sebagai lumbung padi, Tuban juga penghasil jagung. Pada 2015 sampai November produksi jagung mencapai 503,499 ton. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan pada 2015, yaitu sebesar 494.895 ton.

Tahun 2014, produksi pertanian Kabupaten Tuban padi 537,666 ton. Jagung 454,782 ton, kedelai 2.034 ton, kacang tanah 45.447 ton. Kacang hijau 2.482 ton, ubi kayu 95.729 ton, ubi jalar 13.389 ton.

“Walau tahun ini kita mengalami musim kemarau panjang. Semoga saja produksi pertanian Kabupaten Tuban 2015 masih bisa mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,” tandasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author