Published On: Sen, Mar 10th, 2014

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang Dihentikan Saat Petang

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Pencarian nelayan yang hilang ditelan ombak, Warsiman (55), warga RT. 2, RW, 1, Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dihentikan saat menjelang petang. Tim search and rescue (SAR) gabungan dari Badan Penanggulanag Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban dan PT. Semen Indonesia menghentikan pencarian karena ombak semakin tinggi saat hari mulai gelap.

MENCARI : Tim SAR saat akan memulai proses pencarian korban

MENCARI : Tim SAR saat akan memulai proses pencarian korban

Minggu (9/3/2014) pencarian jasad korban hari kedua dilakukan. Tim SAR melakukan penyisiran dari kawasan Pelabuhan Semen Gresik hingga kawasan pantai Terminal Wisata Tuban (TWT), namun juga belum menemukan keberadaan jasad korban. Tim yang terbadi dalam 2 perahu karet, menyusuri laut dangkal hingga kelaut lepas berjarak 10 mil dari bibir pantai.

Ketua koordinator tim SAR, PT. Semen Indonesia, Jatmiko saat dikonfirmasi mengatakan pencarian sudah dimulai sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun sekitar pukul 15.30 WIB, upaya pencarian korban dihentikan. Karena kondisi ombak semakin besar dan membahayakan keselamatan tim. Sehinggi pencarian hari kedua dihentikan dan akan dilanjut Senin (10/3/2014). “Tadi kita menyisir di bibir pantai sampai radius 10 mil. Tetap belum ada tanda-tanda korban. Ombaknya tinggi sampai 3 meter, petugas juga sudah maksimal dan kita istirahat dulu, ” ujar Jatmiko.

Kepala BPBD Pemkab Tuban, Joko Ludiono, saat dikonfirmasi mengatakan pencarian akan terus dilakukan. Namun tim terkendala ombak semakin besar saat hari mulai petang. “Belum ketemu masih dalam proses pencarian. Besok (Senin) akan dicari dari Palang sampai Brondong. Kemarin dari pelabuhan SG sampai terminal wisata,” jelasnya.

Diketahui, peristiwa ini awalnya pada Sabtu (7/3/2014) korban saat melaut mencari ikan. Perahunya terbalik karena dihempas ombak besar. Nelayan lain hanya menemukan perahu yang terbalik, sedangkan jasad korban belum ditemukan hingga pencarian hari kedua. (han/min)

Facebook Comments

About the Author