Published On: Rab, Jun 4th, 2014

Harga Pulsa Seluler Tambah Ngawur

TUBAN

WAJAR: Salah satu agen seluler di Kota Tuban yang menjual pulsa dengan harga standar.

WAJAR: Salah satu agen seluler di Kota Tuban yang menjual pulsa dengan harga standar.

seputartuban.com- Para penikmat layanan ponsel di Tuban resah menyusul naiknya harga pulsa yang dari hari ke hari makin tak terkontrol. Kenaikan harganya tidak wajar. Jika sebelumnya harga pulsa eceran Rp 10 ribu semua provider dibandrol Rp 11 ribu, sudah sebulan ini naik menjadi Rp 12-13 ribu.

Fitria Silfiana, remaja  di Tuban terkaget  ketika membeli pulsa Rp 10 ribu pada sebuah konter penjualan pulsa eletronik. “Biasanya cuma Rp 11 ribu, malah ini Rp 13 ribu. Benar-benar tak terkontrol,” ucap Fitri.

Menyikapi kondisi dia tak bisa berbuat banyak. Kemana harus mengadu mahasiswi semester empat ini juga tidak tahu. Yang makin membuat dia kebingungan, naiknya harga pulsa itu sama sekali tidak ada penjelasan resmi dari gerai atau produk seluler. Sehingga banyak konsumen yang mengeluh. Terlebih  harga di setiap konter tidak diawasi oleh setiap agen pulsa.
Akibatnya, harga eceran tidak sama dan dijual dengan asal-asalan. Menurut Fitria, kenaikan pulsa tidak hanya pada nominal  Rp 10 ribu saja. Tapi juga pada eceran  Rp 5 ribu, Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.

“Kalau beli di gerai resmi nominal dan harganya sama. Rp 10 ribu harganya ya Rp 10 ribu. Kalau naik faktornya apa,” keluh dia disamping remaja lainnya, Rabu (05/06/2014).

Senada disampaikan Rizki Marwan, warga Kecamatan Jatirogo. Harga pulsa di wilayahnya bahkan naik Rp 4 ribu. Untuk pulsa  Rp 10 ribu menjadi Rp 14 ribu. Kenaikan tersebut diduga karena sedikitnya persaingan penjualan pulsa. Sehingga pemilik konter sengaja menjual pulsa mahal. “Mungkin yang menjual pulsa sedikit jadi mahal. Jauh juga dari kota. ” Kata Rizki.

Sementara salah satu agen pulsa di Kota Tuban, mengatakan harga pulsa sangat bervariatif.  Untuk kenaikan pulsa tidak ada, hanya saja pemilik konter yang menambah harganya. Pengawasan harga bukan menjadi tugas agen. Alasannya, harga itu disesuaikan oleh pasar.

“Itu terserah pemilik warungnya, Mas. Kemahalan ya jelas tidak laku. Kita jual sudah ada aturannya, hargaya sama dengan nilai pulsa, ” kata dia. HANAFI

Facebook Comments

About the Author

Displaying 2 Comments
Have Your Say
  1. Gazazzy Gunawan berkata:

    kurang larang boss, hehehe …

  2. bakul pulsa berkata:

    sopo sing ngomong nang galeri harga sesuai nominal ndang budal kono nang galeri, gak ro rego kulakan ojo asal njeplak ae