Published On: Sab, Des 6th, 2014

Harga Pasir Bengawan Solo Mulai Naik

Share This
Tags

RENGEL

SEMAKIN SULIT : Debit air Bengawan Solo semakin naik membuat penambang pasir manual harus bekerja ekstra. Hal ini menyebabkan harga jual pasir naik dari sebelumnya

SEMAKIN SULIT : Debit air Bengawan Solo semakin naik membuat penambang pasir manual harus bekerja ekstra. Hal ini menyebabkan harga jual pasir naik dari sebelumnya

seputartuban.com – Seiring meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo membuat harga pasir merangkak naik. Hal ini disebabkan tingkat kesulitan para penambang saat menyelam untuk mengambil pasir meningkat, dan menyebabkan ketersediaan pasir terbatas. Sedangkan permintaan pasar cenderung meningkat karena masih banyaknya aktivitas pembangunan.

Budiono (42), salah satu pemilik tambang pasir di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban mengatakan para pekerjanya menambang pasir Bengawan Solo dengan cara manual. Yakni pekerja menyelam untuk mengambil pasir, setelah terkumpul dibibir sungai kemudian dipindahkan kelokasi lebih tinggi dekat jalan raya.

Saat ini untuk harga pasir di wilayah ini mengalami kenaikan. Ukuran 1 bak mobil dump truk sebelumnya dijual Rp. 190.000, sekarang naik menjadi Rp. 240.000. Untuk ukuran bak truk engkel sebelumnya dijual Rp. 120.000 naik menjadi Rp. 158.000. Sedangkan ukuran mobil pick up sebelumnya dijual Rp. 70.000 naik menjadi Rp. 90.000.

“Maka kami menggunakan mesin player untuk menaikkan pasir dari perahu warga menuju tempat yang lebih tinggi. Karena kendaraan tidak bisa mencapai bibir bengawan karena debit air meningkat,” ungkapnya.

Para pekerja ini dalam menyelam tidak dilengkapi alat standar penyelaman. Namun mereka tetap mampu mengumpulkan pasir dari dasar Bengawan Solo dalam jumlah besar. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author