Published On: Sab, Mar 12th, 2016

Harga Jagung Turun Pemkab Tuban Jangan Cuci Tangan

TUBAN

MERANA : Petani jagung menunjukkan tanamanya yang akan dipanen saat harga jual semakin menurun

MERANA : Petani jagung menunjukkan tanamanya yang akan dipanen saat harga jual semakin menurun

seputartuban.com – Jagung merupakan salah hasil unggulan pertanian Kabupaten Tuban, bahkan kwalitasnya menempati peringkat ke-4 se Jawa Timur. Namun bagi petani nampaknya belum bernasib serupa. Karena saat musim panen, harga jagung selalu terjun bebas.

Anggota Komisi B DPRD Tuban, Rasmani mengatakan kondisi sulit bagi petani itu dibutuhkan peran pemerintah untuk mengatasi masalah turunya harga tersebut. Sebab pemerintah daerah mempunyai kebijakan lokal yang bisa membantu para petani agar tidak semakin mengalami keterpurukan. “Pemkab Tuban harus ikut serta untuk mengatasi kondisi menurunnya harga jagung yang semakin mengalami keterpurukan,” kata Rasmani, Kamis (10/3/2016).

Rasmani menyarankan agar pemerintah daerah membentuk semacam Bulog atau membeli hasil pertanian yang ada di Tuban. Sehingga harga bisa meningkat. Karena pemerintah daerah memiliki anggaran untuk melakukan hal itu, sehingga tidak hanya sekedar mengawasi saja. “Pemkab melalui SKPD terkait merumuskan program guna mengatasi permasalahan hasil pertanian yang selalu menurun kerap kali petani musim panen,” ujarnya.

Diketahui, saat ini hasil jagung Tuban yang memiliki kualitas baik dimanfaatkan oleh daerah lain. Terbukti banyak produk jagung yang dihasilkan oleh daerah lain bahan bakunya berasal dari Kabupaten Tuban. “SKPD harus tanggap terkait masalah ini, sebenarnya tinggal minat, sebab Tuban sangat memiliki potensi,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, Farid Achmadi mengatakan pemerintah daerah sudah menyediakan fasilitas Sistem Resi Gudang (SRG). Dengan adanya resi gudang tersebut, para petani bisa menyimpan hasil pertanian dan saat harga naik bisa di jual, sehingga pendapatan petani bisa meningkat. “Kita sudah menyiapkan gudang yang bisa dipakai untuk menyimpan hasil pertanian, sehingga pada saat harga naik bisa dijual,” jelas Farid.

Selain itu, rencananya kedepan Pemkab Tuban akan membentuk PT, yang nantinya bisa melakukan kegiatan pembelian hasil pertanian diantaranya. Saat ini sedang dilakukan proses pembentukan Direksi, yang selanjutnya jajaran tersebut yang akan merumuskan programnya kedepan.

“Kalau saat ini kita kesulitan regulasinya, kita sudah membentuk PT Ronggolawe Sukses Mandiri yang bisa melakukan pembelian hasil pertanian,” sambungnya.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author