Published On: Kam, Feb 13th, 2014

Hanya Belajar 4 Hari, Raih Juara 2 Kontes Robot Internasional

Share This
Tags

TUBAN

seputrtuban.com – Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VIII di Tuban berhasil merebut juara 2 kategori Line Tracer dalam ajang kontes robot internasional di Singapore Science Centre pada Senin (21/1/2014) lalu. Siswa berprestasi itu adalah Ilham Dzikriansyah (14), warga Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban dan Ahmad Zaki Mubarok (13), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Pemenang Juara Robotik

HEBAT : Kedua siswa yang menyabet juara 2 kontes robot internasional di Singapura sedang mengoperasikan robot buatanya

Siswa SMP Bina Anak Sholeh  (BAS) Tuban ini awalnya belum pernah belajar secara khusus merakit robot di sekolahnya, karena terkendala peralatan. Hingga mendapat kesempatan belajar secara kusus di Jakarta Robot Centre (JRC) selama 4 hari di Jakarta awal Januari 2014.

Sepulangnya disekolah, kedua siswa ini mendapat teori tambahan dari guru pembimbingnya. Dengan praktek menggunakan robot miniatur saja. Hingga akirnya kedua siswa ini diikutkan kompetisi internasional robot di Singapore.

Dalam perlombaan tersebut, berhasil menyabet juara 2 dalam kategori Line Tracer. Dengan menyuguhkan robot berbentuk mobil, dilengkapi sensor, monitor dan receptor. Seluruhnya dijalankan secara otomatis.

Saat ditemui di sekolahnya, Kamis (13/2/2014), Ilham panggilannya akrab Ilham Dzikriansyah mengatakan dirinya mendapatkan motivasi dengan mendapatkan juara 2 ini. Dia berharap dapat mengikuti perlombaan serupa dan memenangkan banyak kategori. “Kategori Autonomus Sumo kita gagal, RC Sumo kita kurang nilai dan transforter juga masih kurang baik. Tapi yang Line Tracer kita juara. Kalau saya dapat ilmu lagi mau saya ajarkan, ” kata Ilham.

Sementara itun salah satu pembina tim robotik, Hasan Maksum sat dikonfirmasi mengatakan siswanya diikutkan kompetisi karena ilmu robotik masih langka untuk pelajaran siswa SMP. Serta ilmu ini dapat disampaikan kepada siswa lainya.Peserta memperoleh sertifikat yang bisa digunakan untuk jenjang sekolah lebih tinggi. “1 tim ada 2 siswa, masing-masing memiliki tugas untuk menjalankan robot. Tidak hanya IT, sains tapi perhitungan didalamnya harus tepat supaya jalan, ” ungkap Hasan. (han)

Facebook Comments

About the Author