Published On: Sab, Jul 25th, 2015

Hany-Amir Akan Paksa Incumbent “Lempar Handuk”

TUBAN

HANY-AMIRseputartuban.com–Aulia Hany Mustikasari, titisan mantan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widyastuti periode 2001-2006 dan 2006-2011, siap “memukul” KO duet incumbent Fathul Huda-Noor Nahar Husein yang diusung PKB berserta koalisinya dalam pilkada penghujung tahun ini.

Ini setelah sulung pasangan Haeny dan Ali Hasan tersebut siap maju dalam even suskesi lima tahunan dengan menaiki gerbong Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpasangan dengan politisi muda berdarah pantura asli Amir Burhannudin yang diusung DPC PDI Perjuangan Tuban.

Berdasarkan rekomendasi DPP PDI Perjuangan tanggal 19 Juli 2015 nomor 554/INDPP/VII/2015 yang ditandatangani Ketua Bambang DH dan Sekretaris Jendral Hasto Kristiyanto, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini resmi mengusung pasangan Hany-Amir untuk mendaftarkan diri menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban periode 2016-2021.

Dalam rekomendasi tersebut terdapat dua dari lima lima poin penting yang harus dijalankan seluruh jajaran partai. Dua poin penting itu adalah instruksi kepada seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Tuban agar menjalankan dan mengamankan rekomendasi.

Poin penting lainnya yang lebih keras yakni berisi tentang pemberian sanksi atas tindakan membelot dari rekomendasi.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tuban, Abu Cholifah, mengatakan akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut kepada seluruh jajaranya.

“Kita akan segera menggelar rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) dalam rangka menyampaikan rekomendasi DPP dan penyampaian visi misi pasangan bakal calon Cabup dan cawabup,” kata dia, Sabtu (25/07/2015) pagi.

Sementara Untuk pembentukan tim pemenangan pasangan ini Abu belum dapat memastikan waktunya. “Yang jelas sebelum pendaftaran sudah dibentuk,” tandas dia.

Sekretaris DPD Partai Golkar Tuban, Rudi Harianto, menegaskan kemelut di DPP Golkar tidak mempengaruhi rekomendasi pencalonan pasangan muda ini. Sesuai aturan, pasangan calon diusung dari partai yang DPP nya terbelah menjadi dua kubu harus direkomendasi dari keduanya.

“Dalam satu ampai dua hari ini semuanya sudah beres. Tidak masalah,” tegas Rudi yang dihubungi terpisah.

Disinggung koalisi Parpol lain, Rudi memastikan PKS masih dalam barisannya. Karena sejak bergabung menjadi Fraksi Golkar Sejahtera di DPRD Tuban, PKS menjalin koalisi permanen.

“PKS sejak gabung satu fraksi sudah koalisi permanen. Sejak dulu sudah koalisi,” katanya.

Update : PKS Dukung HUDANOOR

Namun begitu, pihaknya masih membuka peluang koalisi dari partai lain untuk mendukung pasangan ini melengserkan pasangan incumbent.  MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author