Published On: Rab, Mei 7th, 2014

Guru SMA Mualimin Dijambret Siang Bolong

TUBAN

SIANG BOLONG: Aksi kiriminal jalanan Kota Tuban mulai beraksi terang-terangan. Kali ini yang jadi korban adalah Nurul Qomariyah, guru SMA Mualimin Tuban.

SIANG BOLONG: Aksi kiriminal jalanan Kota Tuban mulai beraksi terang-terangan. Kali ini yang jadi korban adalah Nurul Qomariyah, guru SMA Mualimin Tuban.

Seputartuban.com-Aksi kiriminal jalanan Kota Tuban mulai beraksi terang-terangan. Kali ini yang jadi korban adalah Nurul Qomariyah, guru SMA Mualimin Tuban. Akibat penjambretan yang berlangsung Rabu (07/05/2014) siang, uang tunai Rp 10 juta wanita 53 tahun yang tinggal di Perum Permata Bonang Tuban ini berhasil dibawa kabur kawanan penjahat.

Nahas ini bermula sekitar pukul 14.00 WIB dalam perjalanan pulang usai bubar kelas. Ketika berada di depan Hotel Mustika Jalan Tengku Umar Tuban, korban yang mengendarai Honda Supra Nopol S 6640 HQ berhenti sejenak karena akan belok kanan. Saat menunggu kendaraan yang melintas dua orang yang mengendarai motor tiba-tiba menarik tas yang dibawa korban.

Sempat terjadi tarik maneraik hingga korban terjatuh dari motornya. Melihat korban tak berdaya kedua berandal dengan mudah membawa kabur tas warna biru milik korban berisi dokumen sekolahan, ATM, dua buah HP, SIM, KTP serta uang tunai sekitar Rp 10 juta.

“Uang itu di antaranya untuk gaji guru yang belum saya berikan, dan uang saya sendiri. Kalau saya gak jatuh mungkin mereka tidak bisa mengambil tas saya,” ungkap Yayuk saat melapor di Mapolres TUban.

Menurut dia,  salah satu pelakunya bertubuh tinggi. Hanya saja dia mengenali wajah dan sepeda motor yang dikendarai pelaku. Setelah berhasil merampas tas korban kedua pelaku langsung kabur ke arah selatan.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat, mengatakan begitu mendapatkan laporan pihaknya  langsung melakukan pengejaran. Sampai berita ini diturunkan polisi masih terus memburu pelaku.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga akan meningkatkan giat anggota. Terutama di daerah-daerah yang dianggap rawan. Yakni Jalan Letda Soecipto tepatnya didekat pasar Mondokan, Jalan Tengku Umar depan Hotel Mustika, Jalan Pahlawan ke Manunggal, dan kawasan Asrama Haji. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author