Published On: Sen, Apr 13th, 2015

Guru MI Tersangka Skandal Pupuk Montong

TUBAN

SUHARYONO: Dalam minggu ini berkasnya kita limpahkan ke kejaksaan.

SUHARYONO: Dalam minggu ini berkasnya kita limpahkan ke kejaksaan.

seputartuban.com–Kerja keras aparat penyidik Polres Tuban mengungkap dalang dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi yang digerebek Koramil Montong Rabu (18/03/2015) lalu berujung happy ending.

Ini setelah penyidik Sat Reskrim Polres Tuban menetapkan Mu’dzi warga Desa Dagangan, Kecamatan Parengan sebagai tersangka. Penyidik menyebut dalam minggu ini berkas perkara lelaki 45 tahun yang sehari-hari menjadi guru kelas madrasah ibtidaiyah (MI) di desanya itu, segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, menjelaskan lamanya penetapan tersangka karena melibatkan banyak saksi yang harus dimintai keterangan. Tujuh saksi di antaranya dari petugas Koramil dan Polsek Montong.

Selain itu juga saksi ahli terkait mekanisme dan aturan distribusi pupuk bersubsidi dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban.

“Setelah cukup bukti, kasus dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi ini dinaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Dalam minggu ini berkasnya kita limpahkan ke kejaksaan,” ungkap Suharyono, Senin (13/04/2015) siang.

Menurut dia, tersangka dijerat pasal berlapis dari serangkaian peraturan perundangan dengan ancaman hukuman penjara dua tahun. Di antaranya undang-undang darurat nomor 7 tahun 1955 tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi. Kemudian Perpu nomor 8 tahun 1962 tentang perdagangan barang dalam pengawasan.

Juga perpres nomor 15 tahun 2011 tentang perubahan atas perpres nomor 77 tahun 2000 tentang penetapan pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan. Tersangka juga dijerat Permendag nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author