Published On: Jum, Jun 24th, 2016

Guru Madrasah Ditangkap Saat Curi Kayu Jati

MONTONG

seputartuban.com – Abdul Qohar (50), warga Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang sehari-hari sebagai guru nampaknya akan berlebaran di tahanan. Karena tengah menjalani penyidikan atas kasus pencurian kayu jati Perhutani.

TERTANGKAP BASAH : Barang bukti hasil curian tersangka saat diamankan petugas gabungan Perhutani dan Polsek Montong

TERTANGKAP BASAH : Barang bukti hasil curian tersangka saat diamankan petugas gabungan Perhutani dan Polsek Montong

Data yang diterima seputartuban.com menyebutkan guru madrasah tersebut bersama 2 temanya memikul kayu jati di hutan peyak 84 F kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jetak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Montong, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan  pukul 22.30 WIB, Senin (20/6/2016). Saat ketiganya membawa kayu hasil jarahanya dipergoki petugas, dan saat dilakukan penangkapan pak guru tersebut tertangkap dan 2 lainya berhasil kabur.

Usai diamankan, terduga pelaku berikut barang bukti diserahkan ke Polsek Montong sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (21/6/2016). Oleh penyidik ditetapkan sebagai tersangka. Karena telah melakukan tindak pidana mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan berupa kayu jati. Dengan cara dipikul dari dalam kawasan hutan tanpa dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan.

Sesuai dengan pasal 12 huruf e junto pasal 83 ayat 1 huruf b UU No 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan.  “Barang bukti yang berhasil disita 3 batang kayu jati berbentuk gelondongan. Untuk tersangka masih dilakukan pemeriksaan,” ungkap Kapolsek Montong, IPTU Rukimin. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author