Published On: Kam, Feb 23rd, 2017

Gua Perut Bumi Resmi Ditutup Pemkab Tuban

Share This

seputartuban.com, SEMANDING – Pasca runtuhnya Gua Perut Bumi yang berada di Dusun Wire, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Senin (20/2/2017) malam lalu, sejak Rabu (22/2/2017) pagi gua hasil inovasi pengelola itu dinyatakan ditutup untuk umum oleh Pemkab Tuban.

DIPUTUSKAN DITUTUP : Situasi rapat koordinasi (Rakor) atas insiden runtuhnya Gua Perut Bumi di Pendopo Kecamatan Semanding, Selasa (21/2/2017)


Penutupan lokasi sementara dan larangan masuk bagi pengunjung tersebut akan diberlakukan hingga hasil kajian kelayakanya diterbitkan, “Karena kejadiannya seperti itu maka diputuskan untuk sementara akan ditutup dari aktifitas pengunjung hingga menunggu hasil kajian kelayakan kontruksi, kelayakan keamanan, dan persiapan perizinannya,” terang Camat Semanding, Eko Julianto. Rabu, (22/2/2017) siang.

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat koordinasi di Pendopo Kecamatan Semanding dengan lintas sektor yang sudah dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB hingga Pukul 12.15 WIB pada Selasa, (21/2/2017). Pihak Kecamatan Semanding sudah mengadakan koordinasi melibatkan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,  BPBD, Dinas Perhubungan, Badan Perizinan, Dinas PU, Lurah, Ketua RW serta pengelola Perut Bumi.

Hasil rapat tersebut memutuskan, bahwa wisata buatan itu baru boleh dibuka untuk umum lagi setelah dilakukan kajian mengenai struktur gua, unsur kekuatan lapisan bebatuan pada gua, serta kapasitas daya tahanan terhadap bangunan yang bertumpu diatasnya.

Pengelola juga diwajibkan memperoleh izin wisata dari instansi terkait. Serta berkewajiban menyediakan lahan parkir untuk kendaraan pengunjung. Karena selama ini kendaraan pengunjung parkir di badan jalan. Sehingga sangat mengganggu pengguna jalan lainya. 

Temuan lain yang terungkap dalam Rakor tersebut, pengelola tidak pernah memberikan kontribusi apapun kepada Pemkab Tuban maupun kelurahan. “Hanya ke lingkungan setempat melalui RA. Jadi masyarakat yang tinggal disekitar situ hanya diberikan sembako tiap bulanya, sedangkan parkir dikelola Karangtaruna” pungkasnya.

Diketahui, saat ini hasil koordinasi tersebut masih dilakukan pembahasan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kabupaten Tuban. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author