Published On: Sab, Des 12th, 2015

Grebek Pabrik Arak, Seperti Mencari Jarum di Semak Belukar

Share This

TUBAN

Dibiarkan : Kondisi sungai Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding keruh akibat limbah produksi arak

Dibiarkan : Kondisi sungai Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding keruh akibat limbah produksi arak

seputartuban.com – Perang terhadap produksi arak di Kabupaten Tuban nampaknya belum pernah usai. Jumat (11/12/2015) pagi, sungai Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban keruh akibat limbah produksi arak. Kejadian ini sudah berulang, mereka nampaknya masih tetap saja membuang limbahnya di sungai.

Atas kejadian ini selain membuat warga resah karena bau menyengat dan warna sungai keruh. Kejadian itu juga menjadi fakta bahwa produksi arak masih subur. Beberapa kali razia dilakukan aparat gabungan belum membuat Semanding benar-benar bersih dari produsen arak.

Menanggapi hal ini, Kepala Sat Pol PP Pemkab Tuban, Heri Muharwanto, Jumat (11/12/2015) malam mengatakan pihaknya sudah melakukan penelusuran kejadian itu. Dia menduga produsen yang beroperasi adalah pelaku lama. “Ini orang lama yang kambuh, kita sudah data diduga pelakunya,” ungkapnya.

Heri mengaku Pol PP memiliki kendala dalam razia arak. Perda No. 5 tahun 2004 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol yang dijadikan dasar hukum penindakan memiliki celah hukum. Yakni penangkapan dapat dilakukan jika dalam sebuah kawasan atau rumah terdapat barang bukti arak.

“Kalau hanya ada tungku atau baceman saja tanpa ada araknya tidak bisa kami tindak. Kita bisa menindak kalau dilokasi ada araknya. Mereka (produsen arak) sudah tahu itu dan rata-rata araknya disembunyikan dilain tempat,” ungkap Heri.

Perda yang baru dibahas beberapa pekan lalu di DPRD Tuban, celah hukum ini sudah diperbaiki. “Dengan Perda baru kita bisa menindak meski tidak ada araknya. Akhir tahun ini sudah disahkan. Kalau sekarang kita paksanakan, kita bisa dituntut balik,” jelasnya.

Sejak 2015, proses hukum hasil razia arak langsung ditangani Polisi. Heri mengaku pemberantasan produksi arak bukan perkara mudah. Karena mereka sudah turun temurun menggeluti pekerjaan itu. “Mulai 2015 proses hukumnya di Polisi memakai UU Pangan. Kalau dulu kita pakai penyidik PNS. Razia gabungan akan tetap kita lakukan terus,” jelasnya.

Ditambahkan sebelum tahun 2014, jumlah produsen arak di Kecamatan Semanding sebanyak 120 tempat. Namun setelah dilakukan razia besar-besaran, saat ini operasinya dengan cara sembunyi. “Kalau tidak ditindak dengan Perda mereka bisa ditindak oleh Polisi dengan UU Pangan atau UU Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Semanding, AKP Harungguan Lumban T, saat dikonfirmasi terkait wilayahnya yang masih ada produksi arak tidak mendapat jawaban.

Diketahui, sejumlah produsen arak bersama pekerjanya usai berhenti berproduksi pasca razia besar-besaran waktu lalu belum mendapatkan perhatian maksimal dari Pemkab Tuban. Karena masih diprogramkan di Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Pemkab Tuban. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. kang Karmin berkata:

    arak dan Tuak adalah minuman khas asli khas Tuban yang telah di buat beratus bahkan mungkn beribu tahun yg lalu,persoalanya adalah ketika keduanya di anggap barang haram yg harus di musnahkan,pernah kah para pejabat di Tuban berfikir bgaimana menjdikan arak dan tuak menjadi branded yg bisa diekspor atau stidaknya bsa menjdi minuman keras yg mahal seperti vodka dll,itu akan menjdikan PAD akan bertambah dan para pembuat arak tenang krn memang arak dan tuak ber ijin,dan peredaranya mudah di awasi,tetapi seandainya itu di anggap melanggar hkum mka arak dan tuak hrus di musnahkan dri bumi wali,ada wacana hnya arak bkan tuak toh bgi saya kdua2nya mnuman keras dan tdak ada ijinya,klo pemkab hnya mengejar2 para produsen arak mka suatu saat mreka akan protes,mengapa tuak tdak dilarang?pdhal jlas uu mengamantkan setiap minuman keras hrus di rasia plgi tdak berlebel,memang semua bermuara pada pemkan slama tdak adanya lahan pekerjaan yg layak bgi mereka tuak dan arak tetap akan merajalela di Tuban,krn Tuban terkenal sebagai kota Tuak krn setiap sdut warung pinggir jalan secara terang2an menjual Toak,