Published On: Ming, Mar 5th, 2017

Gerakan Pendek Siaga Bangkitkan Kepedulian Masyarakat

seputartuban.com, MONTONG – Gerakan Pendekar Siaga di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban membangkitkan kepedulian masyarakat nampaknya mulai menunjukkan keberhasilanya. Melalui program bedah rumah warga miskin, masyarakat, pejabat dan swasta bersatu saling bahu membahu mewujudkan kebersamaan dalam mewujudkan kepedulianya.

GUYUB : Syukuran sebelum pelaksanaan bedah rumah dengan lintas masyarakat, Sabtu (4/3/2017) di rumah Suwarno, warga Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong yang akan dibangun

Sabtu (4/3/2017) sore bersama masyarakat syukuran sebelum pelaksanaan bedah rumah milik Suwarno, warga Dusun Ngindahan Desa Guwoterus. Dalam acara itu juga dilakukan penyerahan bantuan 1 ekor kambing dan sepeda disaksikan masyarakat, aparat desa. Serta dari Koramil Montong dan Perhutani.
“Kambing 2 ekor, 1 ekor diberikan kepada pak Suwarno. Satunya lagi diberikan kepada ibu Muniati yang juga butuh serta pantas dibantu mengembangkan ekonominya,” ungkap Koordinator Pendekar Siaga, Hery Prasetyo.

Kemudian, Minggu (5/3/2017) para pendekar gabungan dari 4 organisasi/perguruan silat bersama masyarakat tersebut melakukan pemugaran total. Yang semula rumah yang sangat tidak layak huni, terbuat dari campuran bahan kayu dan bambu termasuk dinding rumahnya akan diganti total. Dibuatkan ukuran 4 meter kali 7 meter ditambah dapur dan kamar mandi. Termasuk sudah dipasang keramik dan keperluan lainya.

PEDULI SESAMA : Tokoh pendekar siaga disaksikan Kepala Desa dan Ketua BPD serga Babinsa dan masyarakat memberikan bantuan kambing kepada 2 warga yang membutuhkan

“Seluruh kegiatan ini swadaya, baik dari masyarakat, pejabat dan swasta. Saya mewakili Pendekar Siaga dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah membantu. Semoga gerakan ini mendapat dukungan banyak pihak agar terus dapat kita besarkan dan dikembangkan,” harapnya.
Bahan bangunan, angkutan, tenaga kerja, kambing dan bahan makanan syukuran seluruhnya berasal dari swadaya. “Kita perkirakan sampai 6 atau 7 hari dimulai hari ini (Minggu, 4/3/2017) semoga cukup biayanha. Ini wujud pengalaman ajaran organisasi dan bagian untuk memberikan penguatan atau pendidikan kepada masyarakat agar kita saling peduli sesama,” tegas bapak 2 anak itu.

KOMPAK : Aktivitas pembangunan rumah Suwarno, warga Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Minggu (5/3/2917) dengan swadaya murni

Hery juga berharap agar gerakan serupa dapat digalakkan di daerah lainya di Kabupaten Tuban. Agar semakin mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. “Ini salah satu bentuk pelaksanaan fungsi pendekar siaga yakni Pendekar Siaga Sosial. Total fungsi kita ada 8 diantaranya siaga Kamtibmas, siaga kebangsaan, siaga anti narkoba, siaga lingkungan dan lainya,’ jelasnya.
Diketahui, Pendekar Siaga adalah gabungan para pendekar SH Terate, IKS PI Kera Sakti, Margaluyu 151 dan Bunga Islam. Setiap dusun terdapat 4 personil Pendekar Siaga yang mewakili masing-masing organisasi/perguruan silat. Secara umum mereka bergerak untuk memberikan pengabdian dan pendidikan kepada masyarakat secara suka rela.

“Sebenarnya anggota kami banyak yang masih kekurangan, namun mereka tetap semangat. Karena mereka menjalankan ajaran para leluhurnya ya seharusnya seperti ini. Tidak hanya rukun tapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” pungkasnya. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author