Published On: Sab, Agu 5th, 2017

Gerakan Masyarakatnya Aktif, Desa Ini Jadi Percontohan ZCD Baznas

seputartuban.com, MONTONG – Jumat (4/8/2017) tim pelaksana program Zakat Community Development (ZCD) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur dibentuk. Di Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

KOMPAK LINTAS SEKTOR : Suasana musyawarah awal pelaksanaan ZCD bersama lintas sektor masyarakat dan instansi pemerintah serta Baznas Kabupaten Tuban

Desa ini sebelumnya memiliki gerakan masyarakat yang diberi nama Tabungan Akhirat. Setelah berjalan mengumpulkan sedekah dengan media kotak kayu, dan terbukti sudah memberikan manfaat kepada masyarakatnya secara konsisten, kemudian disahkan menjadi satu-satunya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh Baznas Kabupaten Tuban. Atas kondisi potensi kepedulian tinggi dari kelompok masyarakat itu, Desa Guwoterus dilakukan penilaian dan didaulat menjadi percontohan pelaksanaan program Desa Produktif yang dibiayai dari Baznas Provinsi Jatim.

Dalam pertemuan itu sudah mulai menjalankan pelaksanaan program ZCD dengan pembentukan tim pelaksana. Yang akan mengelola dan menjalan program terintegrasi wisata, ekonomi hingga keagamaan.

Potensi wisata Gua Putri Asih akan dipaketkan dengan pengembangan wisata baru river tubing, sepeda adventure dan lainya. Kemudian pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus sebagai pendukung wisata dikembangkan kerajinan bambu yang tidak ada diwilayah lain serta ternak burung dara berbasis rumahan.

Kemudian sisi pendidikan masyarakat, dilakukan melalui pendirian pemancar siaran radio dan taman baca. Seluruhnya dikelola secara suka rela oleh kelompok lintas generasi yang terdapat dalam UPZ Tabungan Akhirat serta Pendekar Siaga.

Konsep ini sangat didukung oleh Kepala Desa Guwoterus, Kapolsek Montong, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Montong, Danramil Montong yang memberikan sambutan serta hadir dalam pertemuan itu.

Mereka sangat mengapresiasi semangat juang kelompok masyarakat pinggiran hutan itu. Diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menggerakkan kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi di desa.

Sementara itu, Wakil Ketua 2 Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Tuban, Siti Syarofah dalam sambutanya mengatakan dana zakat yang akan digunakan untuk mendanai program produktif itu berasal dari Baznas Provinsi Jawa Timur. Sementara BAZNAS Kabupaten Tuban hanya sebagai pembantu dalam realisasi program ini.

Dalam arahanya dia juga menyampaikan jika Desa Produktif yang akan dikembangkan BAZNAS di Desa Guwoterus adalah Desa Wisata religi. Artinya, Desa Wisata yang akan diwujudkan adalah Desa Wisata yang suasana kehidupan sosialnya dilandasi nilai-nilai keagamaan.

Salah satu pelaksana program, Cipnal Muchlip M, mengatakan program yang diterima merupakan berkah sekaligus ujian. Berkah bagi masyarakat dan ujian bagi para pejuang sosial di desanya. “Semoga saudara kita yang berjuang selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezekinya. Karena semua ini dilakukan dengan suka rela,” katanya.

Dia juga berharap dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing dan islami. “Ini butuh peran banyak pihak, untuk tahap awal ini sudah menunjukkan dukunganya dengan hadir dalam acara dan semuanya sudah menegaskan siap bersama kami untuk mewujudkan visi dan misi menjadi Desa Produktif,” imbuhnya.

Diketahui, UPZ Tabungan Akhirat adalah satu-satunya UPZ yang disahkan oleh Baznas Kab. Tuban yang berada langsung di masyarakat. Yang dikelola oleh lintas generasi dan lintas tokoh masyarakat. Sudah aktif terlebih dahulu menjalankan misi sosialnya selama 2 tahun, baru kemudiah disahkan melalui surat keputusan karena keaktifanya.

Sedangkan program ZCD di Desa Guwoterus juga satu-satunya dan pertama kalinya di Kabupaten Tuban. Sehingga pelaksanaan program ini akan menjadi alat ukur dalam pelaksanaan program serupa di wilayah lain. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author