Published On: Kam, Jan 7th, 2016

Gemar Makan ? Inilah Kandungan Gizi Tinggi Enthung

TUBAN

LEZAT : Enthung yang dimasak menjadi oseng-oseng sebagai lauk makan cukup menggiurkan bagi penikmatnya

LEZAT : Enthung yang dimasak menjadi oseng-oseng sebagai lauk makan cukup menggiurkan bagi penikmatnya

seputartuban.com – Enthung (kepompong) jati saat  ini tengah menjadi buruan warga sekitar hutan. Meski sebagian masyarakat geli atau jijik, namun banyak diantaranya sangat suka hewan musiman itu. Dengan bumbu pedas yang digoreng, menjadi lauk lezat saat makan.

Tidak hanya warga pinggiran hutan, masyarakat diperkotaan banyak yang memesan atau membeli enthung dari warga sekitar hutan untuk sekedar ingin tahu rasanya. Atau bahkan banyak yang sudah menjadi langganan tiap tahun.

Ternyata kandungan gizi yang dimiliki enthung cukup tinggi. Bagi penyuka makan enthung perlu mengetahui apa saja kandungan manfaat yang dimiliki hewan metamorfosis kupu-kupu itu.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Endah Nurul K mengatakan berdasarkan beberapa penelitian, enthung jati ternyata mengandung Protein, Mineral, vitamin, lemak dan Karbohidrat yang cukup tinggi. “Kandungan nutrisinya cukup tinggi. Berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit Jamur kulit. Enthung merupakan kepompong dari jenis ulat jati Hyblaea Puera,” katanya, Selasa (5/1/2016).

Ia menjelaskan, kandungan lemak enthung mencapai 9,0089 persen dan kandungan proteinnya juga tinggi mencapai 64 persen. “Saat ini, Enthung ternyata juga banyak yang mengkonsumsi. Biasanya dimasak dengan bumbu sesuai selera untuk dijadikan lauk,” ungkapnya.

Musim enthung biasanya datang setahun sekali. Beberapa saat setelah datangnya musim hujan sewaktu daun jati masih tergolong muda usai bersemi. Sebagian orang yang alergi terhadap makanan ini, lebih disebabkan karena faktor gen atau diturunkan dari orang tua. “Walaupun begitu, bagi sebagian orang, enthung bisa menyebabkan alergi berupa gatal gatal di sekujur tubuh,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author