Published On: Ming, Apr 9th, 2017

Geger Baku Tembak Polisi Dan Terduga Teroris

seputartuban.com, JENU – Enam dari tujuh terduga teroris berhasil dilumpuhkan aparat gabungan di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu (8/4/2017) sore. Mereka sempat melakukan perlawanan  dengan menembaki petugas. Namun pengepungan di kawasan ladang jagung petani setempat itu berhasil dengan menembaki mati 6 pelaku dan mengamankan 1 pelaku lainya dalam kondisi hidup.

Mobil Teroris : Inilah mobil milik terduga pelaku yang ditinggal lari

Saat pengepungan dilakukan, kondisi arus lalu lintas jalan Pantura ditutup total. Seluruh pengguna jalan dilarang melintas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Kendaraan untuk jurusan Semarang dan Jakarta dari arah timur maupun jurusan Surabaya dari arah barat dialihkan melalui jalur Tuban Selatan. Sehingga jalan raya tidak ada satupun masyarakat yang melintas.
Anggota Polres Tuban, Brimob Polda Jatim, Densus 88 dan  TNI berhasil melumpuhkan 6  pelaku ditembak mati yang sebelumnya melakukan perlawanan dengan menembaki petugas. Sedangkan seorang pelaku yang masih hidup ditangkap di Desa Purworejo, Kecamatan Jenu. Dia saat diamankan tidak membawa senjata api.

Melumpuhkan Teroris : Suasana saat proses pengepungan terduga teroris

“Pelaku berhasil dilumpuhkan di ladang jagung milik warga Desa Suwalan, sisanya diamankan dari Dusun Bogang, Desa Beji. Serta dari Dusun Pereng, Desa Purworejo,” terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad. Sabtu (8/4/2017) sore.
Dengan pengawalan ketat, 4 ambulan yang diduga membawa jenazah terduga teroris menuju ke RSUD Tuban. Hingga malam, sekitar kamar jenazah tetap dijaga ketat aparat gabungan dengan senjata lengkap. Hingga akhirnya jenazahnya dibawa ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengungkapan identitas mereka.

“Seluruhnya sudah berhasil diamankan petugas, untuk keterangan lain-lainnya biar Polda (Polda Jatim) saja yang menjawab,” pungkas Kapolres.

Perburuan terhadap terduga teroris tersebut berawal saat anggota Satpol Lantas di Pos Jenu mendapat serangan pelaku.  Sekitar pukul 09.00 WIB, Polantas mengetahui Mobil Daihatsu Terios Nopol H 9037 BZ berhenti dikira pengguna jalan akan bertanya. 

Mereka kemudian menembak kearah Polantas namun tidak berhasil mengenai  petugas. Mendengar letusan senjata api, kemudian para petugas tiarap dan semuanya selamat. Setelah melakukan aksinya, mereka kemudian memacu kendaraannya kearah timur.

Totalitas Personil : Petugas gabungan dengan siaga penuh melumpuhkan terduga teroris

Polantas kemudian melakukan pengejaran sambil melakukan pengejaran. Dalam pengejaran itu, kelompok bersenjata mengetahui dihadang petugas lainya, hingga akhirnya memutar arah dan melaju melawan arus lalu lintas. Hingga akhirnya mereka berhenti dan melarikan diri meninggalkan mobilnya dengan membawa senjata api, setelah mengetahui dihadang petugas lainya dari arah berlawanan.
Sebelum lari, mereka sempat menembaki mobil petugas. Penyisiran mencari mereka berlangsung sekitar 5 jam. Dengan jarak hingga 3 Km dari lokasi meninggalkan mobil, jalan raya Pantura kawasan Desa Beji, Kec. Jenu. Sedangkan aksi baku tembak berlangsung sekitar 1 jam, sebelum 6 terduga teroris berhasil ditembak mati.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya paspor dengan nomor identitas B4284092. 4 buah Ponsel, 1 Buah HT, 4 buah helm dan 1 kotak peluru diamankan dari dalam mobil yang dipakai mereka. Kasus ini masih ditangani Polda Jatim beserta Densus 88 untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author