Published On: Rab, Jul 17th, 2019

Gara-gara Rapat di Hotel Bintang Lima, PMII Tuban Luruk Gedung Dewan

seputartuban.com, TUBAN – Aktiis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Cabang Tuban, Selasa (16/7/2019) menggelar aksi unjuk rasa. Para mahasiswa protes atas kegiatan eksekutif dan legislative yang menggelar rapat di salah satu hotel bintang 5 di Yogyakarta belum lama ini.

KRITIS : Mahasiswa PMII Tuban saat melakukan unjuk rasa di sekitar Bundaran Patung Letda Sucipto Tuban

Mahasiswa mengawali aksi protes dari Bundaran Patung Letda Sucipto Tuban. Kemudian dilanjutkan ke Gedung DPRD Tuban yang berhadapan dengan lokasi awal aksi turun jalan tersebut. Mereka memprotes kegiatan rapat yang membahas nasib rakyat namun lokasinya di luar kota dan di hotel berbintang.

Ketua PC PMII Tuban, Mustofa Abdul Adib, dalam orasinya mengatakan bermunculan asusmsi negatif di kalangan masyarakat Tuban atas sikap pejabat tuban tersebut. Sehingga perlu adanya penjelasan secara rasional, dengan dilaksanakannya rapat paripurna di luar kota. “Tentunya dalam rapat itu juga cukup mengeluarkan anggaran yang cukup besar, baik penginapan maupun biaya lainnya,”  katanya.

Selain Itu, Adib menambahkan pihaknya menilai agenda rapat paripurna ini merupakan salah satu pemborosan anggaran APBD.  “Dengan anggaran yang masih sedikit dibandingkan daerah lain, kenapa tidak memanfaatkan gedung dewan yang ada di Kabupaten Tuban saja, dan kenapa harus menyewa tempat lain,” tanyanya.

Dalam aksi ini, tidak ada satupun anggota dewan yang berada di kantor dewan. Mereka hanya ditemui Kabag humas DPRD. Sehingga perwakilan mahasiswa melakukan aksi melakukan sweeping di gedung dewan.

MENANYAKAN RASIONAL : Mahasiswa PMII Tuban menuntut penjelasan jelas terkait rapat di hotel bintang 5 tersebut

Kabag Humas DPRD Tuban,Sri Hidajati menyampaikan pada saat yang sama Ketua DPRD Tuban masih perjalanan dari Surabaya. Sedangkan masing-masing komisi masih melakukan kunjungan dalam daerah. Sehingga seluruhnya tidak di kantor. “Nanti akan kita sampaikan ke anggota dewan, dengan semua tuntutan yang di sampaikan,” janjinya.

Sementara itu ,perempuan dengan panggilan akrab Cicik, mengaku terkait tuntutan penjelasan secara rasional, tentang dilaksanakannya kegiatan rapat paripurna di hotel bintang 5 di Yogyakarta dia tidak dapat berkomentar banyak. “Kami tidak bisa memberikan jawaban yang jelas. Karena hal itu yang bisa menjawab ranahnya anggota dewan sendiri,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Tuban, M. Miyadi menegaskan rapat tersebut sudah membuahkan hasil. “Berdasarkan hasil rekomendasi Pembahasan Pansus KUPA-PPAS 2019, bahwa Rancangan KUPA-PPAS dapat ditindaklanjuti untuk.dilaksanakan penandatanganan bersama antara Bupati.dan Pimpinan.DPRD

Dari hasil tersebut maka KUPA-PPAS 2019 adalah sebagai dasar untuk pembahasan PAPBD 2019,” tegasnya. RHOFIK SUSYANTO

Berita Sebelumnya : Pejabat Tuban Kompak Bahas Nasib Rakyat di Hotel Bintang Lima

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos