Published On: Jum, Jun 26th, 2015

Ganyang Narkoba Kapolres Tuban Rangkul Kiai dan Pendekar

TUBAN

HARMONIS : Kapolres Tuban bersama Dandim 0811 Tuban dan para tokoh agama serta perguruan silat saat pemusnahan barang bukti Narkoba, di halaman belakang Mapolres Tuban, Jumat (26/06/2015)

HARMONIS : Kapolres Tuban bersama Dandim 0811 Tuban dan para tokoh agama serta perguruan silat saat pemusnahan barang bukti Narkoba, di halaman belakang Mapolres Tuban, Jumat (26/06/2015)

– Sukses meretas perederan narkoba di Bumi Wali dengan barang bukti setengah juta lebih pil karnopen tak membuat Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan lantas berpuas diri.

Bahkan, mantan Kapolres Donggala ini bertekat akan membabat habis jaringan pil “gedek” sampai ke akar-akarnya. Sekaligus mengubah image Kabupaten Tuban sebagai sorga perederan menjadi neraka bagi para pelaku dan jaringannya.

“Ini memang bukan pekerjaan mudah. Tapi melihat antusias dan dukungan masyarakat Tuban memerangi narkoba, niscaya akan diberi jalan kemudahan,” tegas Guruh saat memberikan sambutan dalam acara pemusnahan barang bukti setengah juta lebih butir pil karnopen di halaman belakang Mapolres Tuban, Jumat (26/05/2015) pagi.

Berkaitan itu, sambung dia, sebagai bentuk keseriusan memberantas narkoba Polres Tuban akan menggandeng ulama, tokoh agama serta komunitas perguruan silat, bersama-sama merapatkan barisan menggayang narkoba.

“Nanti setelah ini akan kita deklarasikan program Kiai Antinarkoba dam Pendekar Antinarkoba,” kata kapolres.

Menurut Guruh, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk membangkitkan kepedulian dan upaya bersama-sama memberantas narkoba dan penyalahgunaan obat daftar G di Bumi Wali.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat turut membantu. Kita bahu membahu agar yang kita idamkan Tuban Bumi Wali seutuhnya akan tercapai,” tuturnya dalam acara yang juga dihadiri Bupati Fathul Huda, Muspida Tuban, tokoh agama, LSM, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tuban. Serta sejumlah perguruan silat diantaranya Kera Sakti, SH Terate dan Tapak Suci.

Disebutkan, program Kiai Antinarkoba dan Pendekar Antinarkoba tersebut untuk menguatkan gebrakan Polres Tuban dalam memberantas peredaran nafza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya).

Fakta lain, ungkap Guruh, setelah menyita 600.000butir karnopen kejadian kecelakaan di jalanan Kabupaten Tuban menurun. Yang semula pernah terjadi dalam sehari semalam 9 kali, menurun paling banyak tiga kali. “Ini salah satu manfaat kecil,” katanya. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author