Published On: Rab, Jun 17th, 2015

Gadis 15 Tahun Jadi Budak Nafsu Pengamen

TUBAN

NAFSU BEJAT : Tersangka persetubuhan gadis 15 tahun saat di Mapolres Tuban

NAFSU BEJAT : Tersangka persetubuhan gadis 15 tahun saat di Mapolres Tuban

seputartuban.com – WS (23), pemuda asal Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban kini ditahan di Mapolres Tuban karena telah menyetubuhi bunga (15) berkali-kali.

Data di Mapolres Tuban menyebutkan, kejadian ini berawal saat korban yang baru lulus SMP ini tidak pulang ke rumah sejak sejak rabu (10/06/2015). Karena sebelumnya korban bertemu dengan tersangka di Pantai Kelapa Desa Panyuran, Kecamatan Palang.

Setelah bertemu mereka beserta temanya yang lain melanjutkan jalan-jalan ke air terjun Banyu Langse di Dusun Bongkol, Desa Panembangan, Kecamatan Semanding, dilanjutkan malam harinya bermalam dirumah tersangka.

Paginya, Kamis (11/06/2015) tersangka dan korban berangkat ke Kabupaten Demak dengan menumpang truk. Sampai pada jumat (12/06/2015) pukul 11.30 WIB, setibanya disana, korban diajak ngamen di sejumlah traffic light.

Kemudian pada Sabtu (13/06/2015) karena kelelahan usai ngamen, mereka mencari tempat istirahat di sebuah warung kosong. Sebelum tidur, korban diajak berhubungan intim oleh tersangka, awalnya menolak namun setelah dibujuk dengan janji akan dinikahi akhirnya korban pasrah.

Kejadian tersebut terulang, Senin (15/06/2015) sesampainya di rumah tersangka pukul 22.00 WIB, rumah dalam keadaan sepi, korban dibujuk tersangka melakukan persetubuhan lagi di kamarnya.

Esok harinya setelah bangun dan sarapan, korban diajak melakukan persetubuhan kembali pukul 09.00 WIB hingga mereka tertidur karena kelelahan. Setelah pukul 11.00 WIB keduanya keluar rumah bermaksud mencari pekerjaan korban di sekitar Alun-alun Tuban. Menemukan sebuah warung yang mengijinkan korban bekerja.

Keluarga korban mengetahui keduanya di Alun-alun Tuban kemudian membuntutinya. Kemudian saat jam 17.00 WIB keduanya diajak pulang kerumah korban. Setelah mengakui perbuatan pelaku, kemudian dibawa ke Mapolres Tuban untuk dilaporkan dan diserahkan.

“Tersangka dan korban dibawa ke UPPA Polres Tuban dan mendengarkan pengakuan tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, Rabu (17/06/2015).

Polisi mengamankan barang bukti yakni celana dalam warna cokelat milik korban dan boneka beruang warna cokelat pemberian dari tersangka. Pemuda ini juga reancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Tersangka kami ancam dengan pasal 81 JO 76 D undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlingungan anak,” pungkas Kasat Reskrim. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author