Published On: Jum, Mar 18th, 2016

FITRA : Pemkab Harus Cekatan Agar SILPA Tidak Makin Gemuk

TUBAN

Miftahul Huda

Miftahul Huda

seputartuban.com – Makin banyaknya Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kabupaten Tuban tiap tahun menjadi bahan kritikan. Salah satunya adalah aktivits Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Makhdum Ibrahim Tuban beberapa waktu lalu.

Giliran Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur, menilai Pemkab Tuban kurang cekatan dalam bekerja. Sehingga menyebabkan SiLPA tiap tahun selalu naik.

Koordinator advokasi FITRA Jatim, Miftahul Huda mengatakan kinerja SKPD Pemkab Tuban kurang maksimal. Sehingga menyebabkan SiLPA selalu naik. Dia mendesak agar pejabat Pemkab Tuban serius menekan jumlah sisa anggaran tiap tahun. Dimulai dari penghitungan rencana anggaran yang tepat. “Satker harus memiliki penghitungan tepat, tidak perlu dianggarkan yang kiranya tidak mampu direalisasikan,” katanya, Kamis (17/3/2016).

Ketika sudah dianggarkan, SKPD harus tanggap dan cepat membuat program kerja. Sehingga, penyerapan anggaran tidak menumpuk di akhir periode. Mengantisipasi peningkatan SiLPA tahun 2016, pemkab seharusnya serius mengontrol penyerapan anggaran seluruh SKPD.

Menurut catatan FITRA, masih banyak dana yang belum  terserap selama 2015. Diantaranya Rp. 3 miliar untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dana sertifikasi guru, maupun Jalur Ring Road.

Besaran SiLPA tahun 2015, sekitar 294 miliar rupiah diproyeksikan kembali ke kas negara. Dan Dana tersebut menjadi hak daerah ketika dianggarkan dalam perubahan APBD 2016, maupun pendapatan pembiayaan APBD 2017.

Sementara itu, Kabag Humas dan Media Setda Kabupaten Tuban, Teguh Setyobudi, menyampaikan Sisa dana dari pusat sebesar Rp. 294 miliar digunakan untuk tunjangan sertifikasi guru sebesar Rp.131 miliar, sehingga kalkulasi dana SiLPA 2015 murni, hanya Rp. 163 miliar.

Diketahui, jumlah SiLPA setiap tahunnya meningkat mulai tahun 2013 sebesar Rp. 159 miliar, tahun 2014 sekitar Rp. 250 miliar, dan meningkat di tahun 2015 sebesar Rp. 294 miliar. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author