Published On: Kam, Des 8th, 2016

E-Voucher Gantikan Raskin, Bisa Ditukar Bahan Pangan

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

TUBAN

seputartuban.com – Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berencana menerapkan e-voucher  pangan untuk menggantikan sistem pemberian bantuan beras sejahtera (Rastra) atau beras keluarga miskin (Raskin). Sehingga program Raskin atau Rastra taun depan akan dihapus.

Kabag Kesra Setda Kab. Tuban, M. Amenan

Kabag Ekonomi, Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban, M.Amenan, menegaskan rencana dari pusat tersebut akan diberlakukan tahun 2017.  Program E-Voucher diberlakukan menggantikan Raskin atau Rastra.

Namun hingga saat ini belum ada petunjuk teknis terkait pencairan sistem baru tersebut. Namun secara garis besar nanti setiap rumah tangga miskin (RTM) akan mendapatkan kartu e-voucher. Dalam pencairannya nanti RTM akan ke warung (e-warung) yang ditunjuk oleh Pemkab untuk menukarkan dalam bentuk barang langsung. Proses pencairanya tidak melalui pemerintah desa atau kelurahan lagi.  “Belum ada Juknisnya. Hingga saat ini terkait Juknisnya masih dibahas oleh kemensos (Kementerian Sosial-RI),” kata Amenan.

Lebih lanjut dia menjelaskan dalam pencairan e-voucher pangan itu nantinya RTM tidak hanya akan menerima bentuk bantuan beras namun juga kebutuhan pangan lainnya seperti telur, tepung, susu, dan pangan lainnya. Yang jelas penerima tidak dapat menukarkan menjadi uang tunai.

Selain itu, data penerima manfaat sistem e-voucher pangan juga sudah tidak lagi menggunakan data pendataan program perlindungan sosial (PPLS) 2011 yang dinilai kurang valid. Melainkan merujuk pada data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT)  2015. “Dengan memakai data yang terupdate maka bisa tepat sasaran,” harapnya.

Pemkab mengakui bahwa penyaluran raskin masih menyisakan persoalan serius. Dia menyebut sebagian besar desa masih menerapkan sistem penyaluran bagi rata, padahal seharusnya penerimanya hakya warga miskin saja. Amenan juga tidak membantah ada beras Raskin yang tidak layak konsumsi, seperti bau apek hingga yang sampai berkutu.

Sekedar diketahui tahun 2016, sebanyak 1.456.560 Kg Raskin diberikan kepada 97.104 warga miskin di Tuban. Dengan biaya yang dikeluarkan Pemkab Tuban Rp. 5.700 per-Kg, atau sebesar Rp 115 miliar bantuan Raskin bersubsidi. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :