Published On: Rab, Des 18th, 2013

Dua SDN di Kerek Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Terganggu

Share This
Tags

KEREK

seputartuban.com – Akibat banjir yang kembali terjadi di Kecamatan Kerek, menyebabka 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) terendam air hingga 1 meter. Bahkan harus dihentikan dari aktivitas belajar mengajar. Kedua sekolah tersebut adalah SDN 1 Padasan dan SDN 3 Karanglo.

SDN Karanglo Terendam

MENGGANGGU : Kondisi SDN III Karanglo terendam banjir

Kepala SDN 1 Padasan, Sihil Widikdo, saat dikonfirmasi, Selasa (17/12/2013) mengatakan dirinya tidak meliburkan aktivitas pembelajaran disekolahnya. Namun karena kelasnya kebanjiran, siswa diajak kerja bhakti untuk membersihkanya. “Siswa tidak kita liburkan, tapi kita ajak bersih-bersih ruangan kelas yang sudah tidak tergenang air. Saya tidak berani meliburkan karena masih hari efektif,” ungkapnya.

Akhibat banjir ini, pagar SDN 1 Padasan roboh. Selain itu buku perpustakan rusak karena basah. Serta peralatan elektronik rusak diantaranya TV dan komputer. “Sekolahan ini berada didaerah yang rendah, setiap musim hujan selalu kebanjiran. Namun baru kali ini yang besar hingga ketinggian air 1 meter. Semua buku pegangan guru rusak, yang bisa kita selamatkan buku induk siswa,” keluh Sihil.

Pagar SDN Padasan Roboh

PARAH : Pagar SDN 1 Padasan roboh diterjang banjir

Lebih lanjut, Sihil menambahkan berharap pemerintah melakukan renovasi dengan meninggikan bangunan. Stau merelokasi sekolahan tersebut agar tidak menjadi langganan banjir setiap musim hujan. “Kita tidak tahu apa penyebabnya, namun setelah dibangun waduk yang baru ini banjir malah besar dan merebohkan pagar sekolah. Kita berharap ada perhatian dari pemerintah sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman,” harapnya.

Diketahui, selain menggenangi 2 sekolah dasar. Banjir juga mengakibatkan penahan tanah jalan Desa Karanglo menuju Desa Padasan jebol hingga 50 meter. Selain sebagai penahan jalan, jalan tersebut sekaligus sebagai tanggul Waduk Singkil Desa Karanglo. Dan kondisinya sangat mengkwatirkan karena rawan longsor. (lis)

Facebook Comments

About the Author