Published On: Rab, Apr 30th, 2014

Dituduh Serobot Tanah Kas Desa, Warga Mlangi Dipolisikan

Share This
Tags

TUBAN

Gruduk Polres : Warga Desa Mlangi saat mendatangi Mapolres Tuban dan ditemui Kapolres

Gruduk Polres : Warga Desa Mlangi saat mendatangi Mapolres Tuban dan ditemui Kapolres

seputartuban.com – Permasalahan kasus tanah di Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban masih belum ada penyelesaiannya. Bahkan nampaknya semakin memanas antara warga dengan pihak pemerintah desa setempat. Kali ini pemerintah desa melaporkan warganya ke Mapolres Tuban dengan tuduhan penyerobotan tanah kas desa.

Pemerintah Desa melaporkan tanah yang berada dikawasan Waduk Jabung Ring Dyke dan hingga saat ini belum tuntas terkait ganti rugi pembebasan lahanya.

Menurut, Suparjo Rusatam (42), Warga Desa Mlangi, Kecamatan Widang saat diwawancarai, Senin (28/04/2014) mengatakan, dia tidak merasa menyerobot lahan tersebut, dan tanah yang digarapnya itu bukan tanah kas desa, tetapi tanah negara (TN).

Tanah yang digarap warga itu juga sudah menjadi kewenangan dari proyek tanggul tersebut, sedangkan pihak proyek juga tidak melarang warga untuk menggarap lahan tersebut. “Tanah yang dipermasalahkan oleh pemerintah desa itu bukan tanah kas desa, tetapi itu tanah negara (TN) yang sudah dibeli oleh proyek pembuatan waduk itu,” kata Suparjo.

Sementara itu, lahan yang dipermasalahkan tersebut seluas 12 hektar, oleh warga lahan itu dimanfaatkan untuk tambak. Warga mengelola lahan itu dikarenakan sudah tidak punya lahan lagi, sebab lahan garapannya sudah dipakai untuk pembuatan waduk.

“Kita memanfaatkan lahan yang sudah dibeli oleh proyek itu sebagai mata pencaharian, sebab kita sudah tidak punya lahan lagi. Tetapi oleh pemerintah desa kita malah dianggap menyerobot tanah itu,” sambungnya.

Terkait dilaporkannya dirinya itu, Suparjo menambahkan ia akan melaporkan balik pemerintah desa. Sebab ia tidak menjual lahan itu dan lahan yang dikelolanya sudah bukan milik pemerintah desa, tetapi milik proyek waduk tersebut. Oleh pemerintah desa lahan tersebut dilelang.

“Saya akan melaporkan balik ke Polres terkait tuduhan tersebut, dan bila tidak ditanggapi nantinya, kami akan ke Polda bila perlu akan ke Mabes Polri. Sudah diakui oleh sekdes Mlangi, bahwa tanah itu adalah tanah negara bukan tanah kas desa,” tegas Suparjo.

Warga yang masih menggarap lahan ditempat pembuatan waduk itu sebanyak 49 orang. Masalah ini pernah disampaikan ke Pemkab Tuban, bahkan pernah melakukan unjuk rasa. Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian. MUHLISIN

Facebook Comments

About the Author