Published On: Jum, Agu 19th, 2016

Ditargetkan 2018 JLS Mulai Dibangun

TUBAN

seputartuban.com – Penyediaan lahan untuk mega proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar Rp 150 miliar. Jalan sepanjang 13 KM tersebut statusnya juga harus dirubah terlebih dahulu menjadi jalan nasional, namun Pemkab Tuban bersikukuh perubahan status akan dilakukan setelah pembangunan jalan selesai.

Kepala Dinas PU Pemkab Tuban, Choliq Qunnasich

Kepala Dinas PU Pemkab Tuban, Choliq Qunnasich

Jalan yang memanjang dari Kecamatan Palang sampai Kecamatan Jenu tersebut biaya kontruksi sepenuhnya akan ditanggung pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban, Choliq Qunnasich mengatakan pemerintah pusat akan membangun JLS setelah Pemkab Tuban menyediakan lahan 100 persen. Saat ini sudah 80 persen yang sudah selesai dilakukan pembayarannya.

“Kementerian PU mintanya lahan harus sudah tersedia 100 persen, bahkan juga minta agar status tanahnya dialihkan menjadi jalan nasional,” katanya kemarin.

Menurut Choliq, permintaan pemerintah itu ditolak oleh Pemkab Tuban, peralihan status itu akan dilakukan setelah bangunannya selesai. Bila dilakukan proses itu maka pelaksanaan pembangunannya akan mundur. Setelah dilakukan diskusi, akhirnya Kementerian PU menyetujui permintaan Pemkab Tuban bahwa peralihan dilakukan setelah pembangunan fisiknya selesai. “Kita targetkan 2017 sudah selesai semua pembebasan lahannya, sehingga 2018 sudah bisa dilaksanakan pembangunan fisiknya,” sambungnya.

Jalan yang akan dibangun itu sepanjang 13 KM. Saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan oleh Pemkab Tuban untuk pembebasan lahan itu sebesar Rp 107 miliar sepanjang 8 kilo meter. Sedangkan anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 150 miliar.

Setelah lahan tercukupi 100 persen Pemkab Tuban harus segera memperoleh penetapan perencanaan teknis dari Balai V Surabaya. Sedangkan persyaratan lainnya seperti studi kelayakan, lingkingan, amdal dan desain sudah selesai. “JLS ini masuk dalam target pembuatan jalan baru nasional sepanjang 500 kilometer,” pungkas Choliq. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author