Published On: Ming, Des 8th, 2013

Disperpar Pastikan Timbunan Solar Terbakar Di Jenu Ilegal

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Penimbunan solar yang terbakar, Jum’at (06/12/2013) malam di Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban dipastikan ilegal. Menurut Kepala Desa Sugihwaras, lokasi tersebut adalah usaha atau milik warga desanya dan seorang lainya dari Desa Sekardadi, Kecamatan Jenu.

timbunan solar

CEK LOKASI : Polisi dilokasi kejadian kebakaran timbunan solar

Sekretaris Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Dispepar) Pemkab Tuban, Endang Trimedyain, saat dikonfirmasi, Minggu (08/12/2013), menegaskan lokasi usaha itu ilegal. Karena setiap bentuk penyalahgunaan solar subsidi sudah masuk kategori ilegal. Atau menyalahi perundang-undangan.

Karena solar bersubsidi hanya bisa dibeli untuk usaha mikro maksimal 20 liter per-hari bagi tiap pengusaha. Seperti kios bensin eceran atau usaha mikro bahan makanan. Dengan membawa surat rekomendasi dari dinas terkait.

Sehingga jika solar subsidi ditampung lalu untuk dijual kepada industri jelas-jelas tidak diperbolehkan. “Kalau sudah penyalahgunaan solar bersubsidi adalah kewenangan Polisi untuk penertibannya. Perijinan usaha kita rekomendasi dan setiap 6 bulan berkala kita periksa,”katanya.

Disoal pengawasan yang dilakukan pihaknya, menggunakan sitem pelaporan usaha. Setiap 6 bulan atau masa berlaku surat rekomendasi habis, akan memperpanjang ijin dan dilakukan pemeriksaan. Untuk jenis usaha yang menggunakan bahan bakar solar bersubsidi, memiliki kreteria khusus. Seperti dalam pembelian bahan bakar tidak boleh melebihi batas yang ditentukan.

Dalam pengawasan di lapangan, Disperpar tidak dapat mengawasi seluruhnya. Karena terkendala banyaknya pelaku usaha sedangkan petugasnya terbatas. “Jelas itu ilegal. Kami tidak mungkin ada usaha seperti itu. Solar subsidi dipergunakan untuk diperjual belikan kembali itu salah,” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author