Published On: Sel, Mei 30th, 2017

Diskoperindag; Campur Tangan Polisi Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Stabil

seputartuban.com, TUBAN – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban memastikan harga kebutuhan pokok stabil, Sejak Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Diskoperindag Kabupaten Tuban, Bhismo Setyo Adji

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Diskoperindag Kabupaten Tuban, Bhismo Setyo Adji mengatakan pihaknya sudah membentuk tim Satgas Pengendalian Pangan untuk memantau kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kab. Tuban.

Bahkan Kapolda Jatim sudah memerintahkan kepada seluruh jajaranya, selain melaksanakan tugas dan jabatanya sehari-hari. Polri ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan pemantauan dan mengidentifikasi gejolak harga kebutuhan bahan pokok hingga ketersediaan pangan, “Hal ini sesuai amanat Presiden tertanggal 8 Mei lalu yang sudah disampaikan keseluruh Polres,” terangnya. Senin (29/5/2017) siang.

Untuk antisipasi kelangkaan stok bahan kebutuhan pokok dan keniakan harga, setiap Polsek diwajibkan memantau perkembangan di wilayahnya masing-masing. Kemudian dilaporkan ke Polres Tuban.

Kemudian Polres Tuban akan menindak tegas jika terdapat dugaan penyimpanan, atau penimbunan Kartel yang mengakibatkan terhambatnya jalur distribusi kebutuhan pokok. Hingga penjualan barang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) ditingkat  konsumen.

Hal itu tersebut berdasarkan surat telegram Kapolda Jatim Nomor ST/927/V/2017/ROOPS tertanggal 1 Mei 2017 tentang pelaksanaan Vidcon Kapolri bersama Mendargi dan Kementrian terkait ketetapan harga pangan. Dan surat telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/455/V/2017/ROOPS tertanggal 3 Mei 2017 tentang ketahanan pangan menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2017.

“Kalau melihat stok dan ketersediannya, Insya Allah tidak akan ada kenaikan. Untuk itu kita terus bekerjasama dengan tim Satgas untuk melakukan pemantauan apakah harga di pasaran mengalami kenaikan. Jika ternyata masih ditemukan harga diluar yang ditetapkan pemerintah, maka silahkan melaporkanya ke Satgas,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Bismo menjelaskan bahwa harga kebutuhan bahan pokok tersebut masih stabil. Sesuai klasifikasi harganya, saat ini untuk harga rata-rata ditingkat pedagang, untuk beras jenis bengawan sebesar Rp 10.500,-/Kg. Beras jenis mentik sebesar Rp 10.200,-/Kg dan beras jenis IR-64 sebesar Rp 8.800,-/Kg.

Untuk harga gula pasir sebesar Rp 12.400,- /Kg. Minyak goreng curah sebesar Rp 11.700,- /Kg. Daging Sapi sebesar Rp 107.000,- /Kg. Daging ayam potong sebesar Rp 30.200,- /Kg. Daging ayam kampung sebesar Rp 56.500,- /Kg. Telur ayam Ras Rp 20.400,- /Kg. Telur ayam kampung Rp 37.000,- /Kg.

Sedangkan garam beryodium jenis bata sebesar Rp 800,- / bata. Garam halus sebesar Rp 4.500,- /Kg. Tepung terigu kategori medium sebesar Rp 7.600,- /Kg. Kedelai Rp 8.500,- /Kg. Cabai rawit sebesar Rp 47.000,- /Kg. Cabai keriting sebesar Rp 26.700,- Cabai biasa sebesar Rp 26.200,- /Kg. Bawang putih sebesar Rp 42.000,- /Kg. Bawang merah sebesar Rp 24.600,- /Kg.

Harga Kentang sebesar Rp 14.000,- /Kg. Wortel sebesar Rp 12.000,- /Kg. Buncis sebesar Rp 8.700,- /Kg. Tomat Rp 7.200,- /Kg. Kubis sebesar Rp 6.200,- /Kg. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Margianto berkata:

    Salut utk kinerja satgas pangan, hal yg baru dlm pengendalian harga pangan di bn ramadhan & hr raya, yg biasanya sulit dikendalikan di tahun2 sebelumnya