Published On: Sen, Agu 31st, 2015

Dipimpin Kapolres Tuban, Pencarian Korban Nglirip Patahkan Sejarah

Share This
Tags

SINGGAHAN

TOTALITAS : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan saat sebelum melakukan penyelaman di lokasi kejadian

TOTALITAS : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan saat sebelum melakukan penyelaman di lokasi kejadian

seputartuban.com – Secara berkala kawasan Air Terjun Nglirip, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban memakan korban jiwa. Hal ini sudah tidak kaget saat Minggu (30/08/2015) Eva Tri Suryana (15), remaja asal Kebomas Kabupaten Gresik tenggelam.

Kejadian ini bukan kali pertama, kejadian terakhir pada 29 Desember 2010. Riga Budi Raharja (17), Kelurahan Karangindah, Kecamatan Semanding. Serta M Nunus (17), Perumahan Mondokan Sentosa, Desa Mondokan, Kecamatan Tuban, tewas tenggelam di lokasi yang sama. Jasadnya ditemukan setelah 2 hari dilakukan pencarian.

Sedangkan kejadian sebelumnya, remaja asal warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Proses pencarian lebih lama, karena hampir sepekan jasadnya baru ditemukan. Bahkan harus dilakukan selamatan dilokasi kejadian sebelum jasad remaja itu ditemukan.

Sebelum penemuan jasad, malam harinya warga mendengar suara tayub layaknya seseorang punya hajatan. Serta bau gorengan khas hajatan menyengat disekitar lokasi. Padahal warga sekitar tidak ada satupun yang sedang menggelar hajatan.

Pencarian korban tenggelam remaja asal Kab. Gresik ini berlangsung cepat. Hanya separuh hari sudah ditemukan. Menurut warga setempat ini baru kali pertama selama kejadian wisatawan yang tenggelam cepat ditemukan. “Kejadian disini sudah tidak bisa dihitung, mulai remaja sampai dewasa ada. Ini baru pertama korban langsung ditemukan,” ungkap Susyanto (27), pemuda warga setempat.

Pencarian itu juga berbeda dari biasanya, karena Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan turun langsung memimpin pencarian. Ini juga pertama kalinya terjadi, orang nomor wahid di Polres Tuban terlibat langsung pencarian korban. Lokasi yang penuh mitos dan mistis itu tidak menyurutkan niatnya. Mantan Kapolres Donggala tersebut memakai peralatan selam dan melakukan penyelaman.

Ditengah kerumunan warga yang melihat dilokasi kejadian, mantan Komandan Brimob itu tidak canggung. Dia ganti baju dan melakukan pencarian langsung bersama tim SAR Gabungan BPBD Pemkab Tuban dan Semen Indonesia.

Hingga korban ditemukan pukul 17.30 WIB, Kapolres masih memimpin proses evakuasi jasad korban. “Kerjasama jajaran Polres Tuban, BPBD Tuban dan tim SAR Semen Indonesia. Terima kasih do’anya semua pihak, sehingga korban cepat ditemukan,” kata Kapolres. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say