Published On: Jum, Nov 2nd, 2012

Dinilai Ingkar Janji, Warga 5 Desa Blokir PLTU

Share This
Tags

Penulis : Hanafi

JENU

seputartuban.com – Merasa dikibuli, ratusan warga ring 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap  (PLTU) Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (2/11/2012) melakukan aksi unjuk rasa. Warga menyampaikan tuntutanya dengan melakukan aksi blokade pintu masuk proyek sejak pagi hari.

Warga ring 1 terdiri dari warga Desa Remen, Desa Beji, Desa Wadung, Desa Mentoso dan Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu menuntut sejumlah tuntutanya. Adapun tuntutannya adalah warga ingin lebih diperhatikan dan diprioritaskan dalam perekrutan tenaga kerja. Warga juga menyoal pemerataan dana Corporate  Sosial Responsibility (CSR).

Soal pemerataan pembuangan limbah perusahaan juga diharapkan tidak hanya pada 1 tempat, namun diratakan untuk setiap desa di Ring 1. Selain itu, warga juga menuntut Agar 2 karyawan PLTU di keluarkan, yakni Warsidi selaku Humas PLTU dan Hendra selaku pengawas karyawan. Karena keduanya dinilai dalam mengeluarkan kebijakan perusahaan terkesan sepihak dan otoriter terhadap para pekerja.

Koordinator Aksi, Rifki Muqlashon,  mengatakan bahwa, aksi unjuk rasa kesekian kalinya ini merupakan buntut dari kekesalan warga yang memuncak. “Contoh pelatihan di BLKI, katanya menggunakan dana CSR, buktinya belum ada. Desa wadung diberi bantuan CSR pembangunan sebesar Rp.10 juta, desa lainnya tidak merata,  ada yang 1 juta, dan 1,5 juta. Berarti transparansi tidak jelas, kami meminta data atas janji Direktur Proyek tahun lalu, ” ujarnya.

Terpisah, Enginering PLTU, Danang, saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu untuk berkoordinasi dengan pimpinanya. Karena dirinya tidak dapat mengambil keputusan sendiri. “Kami masih akan rapat internal, ” jelasnya singkat.

Foto : Poster tuntutan warga dan saat aksi unjuk rasa berlangsung

Facebook Comments

About the Author