Published On: Kam, Sep 10th, 2015

Dinas PU Tuban Klaim Proyek JLS Tidak Molor

TUBAN

CHOLIQ QUNNASIH: Untuk JLS kita terus berupaya agar anggaran pembebasan lahannya tahun ini  bisa terserap semua.

CHOLIQ QUNNASIH: Untuk JLS kita terus berupaya agar anggaran pembebasan lahannya tahun ini bisa terserap semua.

seputartuban.com-Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tuban mengklaim tahun ini tidak ada pengerjaan proyek yang molor.

Termasuk mega proyek jalur lingkar luar Tuban yang kemudian populer disebut jalur lingkar selatan (JLS).

Kepala Dinas PU Tuban, Choliq Qunnasich, mengatakan tahun ini diharapkan anggaran pembebasan lahan JLS bisa terserap 100 persen.

Sehingga tahun 2016 atau 2017 nanti sudah bisa dilakukan untuk pelaksanaan pembangunan fisiknya.

“Untuk JLS kita terus berupaya agar anggaran pembebasan lahannya tahun ini bisa terserapsemua,” kata Choliq.

Meski hingga kini proses pembebasan lahan JLS sepanjang 20 kilo meter itu baru mencapai 30persen, namun Choliq berusaha meyakinkan akhir tahun 2015 semuanya sudah rampung.

“Saat ini sudah banyak yang siap untuk proses pembayaran,” ujarnya saat ditanya apakahmungkin sisa waktu empat bulan bisa menuntaskan proses pembebasan lahan JLS.

Choliq menyebutkan, tahun ini Pemkab Tuban menyediakan anggaran Rp 65 miliar untuk pembebasan lahan JLS. Sedangkan anggaran yang dikelola oleh Dinas PU untuk pengerjaan proyek JLS sebesar Rp 239,6 miliar.

JLS Proyek Tidak Masuk Akal

Sebelumnya, banyak kalangan DPRD Tuban menyebut poyek JLS imposible. Indikasi tidak masuk akal pembangunan mega proyek yang digagas untuk mengurai kemacetan di jantung Kota ini sudah terlihat nyata sejak awal diwacanakan.

Terbukti, alih-alih menyusun rencana pembangunannya. Bahkan untuk konsep pembebasan lahan yang akan terkena dampak proyek JLS sampai sekarang ternyata belum jelas.

Padahal sebelumnya Pemkab Tuban manargetkan awal tahun 2014 lalu proyek pembangunan JLS sudah bisa dimulai. Tapi fakta berbicara beda. Buktinya, tahun 2014 sudah lewat lima bulan ternyata proses pembebasan lahan belum bisa dilaksanakan.

Tanda-tanda lain sulit terwujudnya proyek JLS yang paling nyata adalah waktu pelaksanaan pembangunannya yang terus molor.

Bila sebelumnya Pemkab Tuban berdalih karena proses pembebasan lahan yang alot, kali ini dipastikan molor lagi karena anggaran untuk proses pembebasan lahan akan dipakai untuk pelaksanaan Pilkada Tuban 9 Desember nanti.  MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author