Published On: Rab, Mei 13th, 2015

Dilema Dinkes Tuban Kekurangan Pegawai

TUBAN

Kepala Dinkes Tuban Saiful Hadi

Kepala Dinkes Tuban Saiful Hadi

seputartuban.com – 33 Pusakesmas di Kabupaten Tuban hingga saat ini masih kekurangan pegawai. Idealnya masing-masing memiliki 19 pegawai, namun hingga sekarang semuanya kurang dari jumlah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Saiful Hadi mengatakan idealnya Dinas Kesehatan memiliki pegawai 900 orang. Namun saat ini yang ada hanya 600 pegawai. Dampaknya ada pengurangan kuota pegawai di Puskesmas. Yang seharusnya berjumlah 19 orang terdiri dari 4 tenaga perawat, tenaga gizi, farmasi, kesehatan lingkungan dan dokter. “Agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu kita mengoptimalkan tenaga yang ada,” kata Kepala Dinkes Tuban, Saiful Hadi, Rabu (13/05/2015).

Saiful menambahkan, idealnya untuk Puskesmas untuk rawat jalan harus ada 1 dokter, sedangkan Puskesmas untuk rawat inap 2 dokter. Saat ini ada beberapa Puskesmas rawat inap yakni Puskesmas Bancar, Puskesmas Jatirogo, Puskesmas Singgahan dan Puskesmas Bangilan hanya ada 1 dokter.

Kendalanya pemerintah pusat belum membuka rekrutmen tenaga kesehatan. Sehingga Pemkab Tuban tidak dapat melakukan rekrutmen tanpa kuota dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Padahal rata-rata setiap tahun 40 pegawai dilingkungan Dinkes Tuban pensiun dan tidak ada rekrutmen baru.

“Seharusnya yang menjadi perhatian pemerintah adalah bidang kesehatan dan pendidikan yang membutuhkan tenaga banyak serta sudah banyak yang pensiun,” harap Saiful.

Sementara itu, untuk tenaga bidan dari 311 desa ada sebanyak 300 bidan, sehingga masih ada 11 desa yang belum memiliki bidan desa. Bahkan jumlah bidan desa yang ada tidak semuanya berstatus Pegawai Negeri sipil (PNS) beberapa diantaranya berstatus bidan kontrak. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. wonk ndeso berkata:

    di tuban memang mslah kesehatan kurang di perhatikan pernah bincang2 sm orang rengel yg anakny kena db di rs bjn,merk hrus menyewa mobil krn jrk yg jauh krn tdak adnya fasilitas yg memedai,klo alasan krn pemerinth pusat sngat tdk msuk akl di bjn fasilitas kesehatan sangat memadahi meski hnya sekelas puskesmas desa tpi dokter sma perwat lengkap cntoh puskesms tanjungharjo kec kapas jauh bila di banding puskesmas ds pandanwangi kec soko jngnkan ada dokter perawatpun g ada yg ada cman bidan desa