Published On: Jum, Nov 11th, 2016

Dilarang Ngamuk Dikampung Orang, Murka Pira Ini Berujung Bui

TUBAN

seputartuban.com – Murtando (40), warga Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Rabu (9/11/2016) malam dibawa anggota Polsek Kota. Karena dia menganiaya tetangga desanya hingga luka lebam.

DIBUI : Tersangka pelaku pemukulan saat diperiksa penyidik

DIBUI : Tersangka pelaku pemukulan saat diperiksa penyidik

Murtando melakukan penganiayaan kepada korbanya, Suyitno (54) warga Kelurahan Baturetno menggunakan tangan kosong. Menyebabkan korban mengalami patah tulang batang hidung, pelipis dan mata serta pipi bengkak. Hingga harus dirawat di Puskesmas akibat korban tersebut mengalami banyak luka dibagian kepala.

Tindakan penganiayaan itu terjadi karena terduga pelaku merasa marah terhadap korban. Karena saat mencari salah satu pemuda tetangga korban tidak bertemu.  Justru dia disuruh pulang oleh korban dihadapan kerumunan warga. Hal itulah yang membuat terduga pelaku naik pitam karena sangat tersinggung. “Pelaku membawa senjata tajam jenis parang, namun belum sempat digunakan,” Terang Kabubbag Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayati. Kamis (10/11/2016) pagi.

Elis menyebutkan, kejadian tersebut berawal pukul 15.00 WIB. ketika itu, terduga pelaku yang membawa parang tersebut hendak membuat perhitungan kepada salah satu warga diwilyah setempat . Namun karena upayanya melampiaskan kemarahan  tersebut dihentikan oleh korban dan parangnya diminta paksa warga, pelaku kemudian memutuskan pulang dan kembali pada malam harinya.

Sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku mendatangi kelurahan setempat dengan maksud melakukan yang sama. Karena bertemu denga korban yang telah menyuruhnya pulang dan memaki maki sebelumnya, pelaku segera menghampiri dan memukulinya dengan membabibuta.

Beruntung, kejadian penganiayaan tersebut segera diketahui oleh warga lainya. Kemudian mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti sebilah parang sepanjang 1 meter untuk diserahkan ke Polsek Tuban.

Murtando kini menjadi tersangka dan dijerat pasal 352 KUHP. “Disebut penganiayaan ringan karena akibat tindak penganiayaan ini tidak menyebabkan menjadi sakit dan terhalang melakukan pekerjaannya sehari hari. Ia diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos