Published On: Jum, Mar 20th, 2015

Dikira Kresek Popok Ternyata Mayat Bayi

TUBAN

JALAN MANGGIS: Polisi tengah melakukan olah TKP di rumah tempat bayi ditemukan tak bernyawa, Jumat (20/03/2015) pagi.

JALAN MANGGIS: Polisi tengah melakukan olah TKP di rumah tempat bayi ditemukan tak bernyawa, Jumat (20/03/2015) pagi.

seputartuban.com–Keheningan Jumat (20/03/2015) pagi, yang masih disungkup sisa gerrimis semalama di kawasan perumahan Jalan Manggis, Kelurahan Perbon, Tuban, mendadak pecah.

Warga yang baru akan bersiap memulai aktifitasnya sontak berhamburan ke rumah Nur Hayati.  Telisik punya telisik, wanita ini histeris begitu mengetahui bungkusan dalam kresek yang teronggok di kursi depan rumahnya, ternyata sosok bayi merah sudah tak bernyawa.

Kepada wartawan, Nur Hayati menuturkan tidak ada yang ganjil sebelum meninggalkan rumah sekitar pukul 05.00 WIB bersama suaminya untuk berbelanja. Saat kembali sekitar 15 kemudian, Nur Hayati melihat tas kresek hitam tergeletak di atas kursi teras rumahnya.

Semula dia mengira bunguksan tas kresek tersebut berisi popok anaknya. Sebab saat disentuh teras empuk menyerupai kain. Namun betapa terkagetnya dia.

Saat membuka tas kresek hitam untuk memastikan apa yang ada di dalamnya, ternyata isinya orok laki-laki lengkap dengan ari-ari. Kondisinya sudah membiru dan tak bernyawa.

“Semula saya kira kresek popok anak saya. Ternyata mayat bayi yang masih lengkap dengan ari-arinya,” kata Nur Hayati.

Sementara sejumlah lainnya, menduga bayi nahas itu belum lama keluar dari rahim ibunya. Hanya saja warga tidak bisa memastikan siapa ibu yang tega membuang bayinya tersebut.

Karena sepengetahuan warga, di kawasan perumahan Jalan Manggis tidak ada peremuan hamil tua. Warga memperkirakan  pemilik bayi tersebut bukan penduduk setempat.

Sementara Kapolsek Tuban Kota, AKP Basir, belum bisa memastikan apakah bayi itu hasil hubungan gelap sehingga dibuang ibunya. Untuk menyingkap kejadian ini pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus.

“Kita tengah melakukan pendataan pada seluruh bidan di wilayah Kecamatan Tuban, untuk memperoleh identitas wanita yang melakukan persalinan seminggu terakhir ini,” tutur Basir.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author