Published On: Ming, Feb 12th, 2017

Dikira Bergurau, Ternyata Tewas Tenggelam

seputartuban.com,  SINGGAHAN – Fahrul Anam (14), siswa SMPN 1 Singgahan, tewas tenggelam di aliran sungai nglirip, Desa Mulyoagung,  Kecamatan Singgahan Sabtu (11/2/2017) siang.  Jasad korban ditemukan setelah pencarian dbantu warga setempat.

DIKIRA BERGURAU : Lokasi penemuan jasad korban tenggelam 300 meter dari tempat tenggelamnya korban di sungai aliran air terjun nglirip Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Sabtu (11/2/2017)

Data dari Polsek Singgahan menyebutkan,  korban yang merupakan warga Desa Tunggulrejo,  kecamatan setempat usai bermain futsal bersama 9 temanya di Desa Lajukidul,  kecamatan yang sama. Kemudian mandi bersama di kawasan Kedung Ngaron,  aliran sungai nglirip. 4 remaja masuk sungai dengan memakai celana dalam.

Kemudian sekitar pukul 13.30 WIB, korban tenggelam dan sempat melambaikan tanganya untuk meminta tolong.  Namun upaya iti dikira temanya merupakan gurauan.  Sehingga tidak dilakukan pertolongan. Ketika kondisi korban tenggelam hingga beberapa saat tidak kunjung muncul dipermukaan,  teman korban sadar bahwa dia benar-benar tenggelam.

Kapolsek Singgahan, AKP Totok Wijanarko mengatakan saat teman korban mengetahui peristiwa tenggelam yang ternyata asli itu kemudian berteriak meminta tolong. Informasi tenggelamnya siswa SMP itu sampai ke Polisi, TNI, dan warga.

Kemudian dilakukan pencairan bersama, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan oleh Rohmat (66), warga setempat yang sehari-hari sebagai tukang parkir. Korban sudah terbawa arus air sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

Lokasi awal korban tenggelam adalah disebuah kawasan sungai berjarak 500 meter dari Air Terjun Nglirip. “Dia gak bisa renang dan di lokasi situ ada yang agak dalam dan air cukup deras akhirnya terbawak arus yang mutar,” kata Kapolsek.

Usai ditemukan, jasad korban dibawa ke Puskesmas Singgahan untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Kemudian dilakukan pengambilan sidik jari, jasad korban diserahkan ke keluarga korban untuk dimakamkan. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author