Published On: Sen, Mei 19th, 2014

Dikadali Terus Warga Ring 1 PT Holcim Bergolak

TUBAN

TIDAK ADA KEPASTIAN: Warga desa ring 1 saat berdialog dengan staf PT Holcim Indonesia, Senin (19/05/2014) pagi. Lagi-lagi pertemuan ini tanpa hasil.

TIDAK ADA KEPASTIAN: Warga desa ring 1 saat berdialog dengan staf PT Holcim Indonesia, Senin (19/05/2014) pagi. Lagi-lagi pertemuan ini tanpa hasil.

seputartuban.com-Menunggu adalah pekerjaan yang menjemukan sekaligus menjengkelkan. Rasa itu pula yang belakangan menggerogoti kesabaran warga desa ring 1 PT Holcim Indonesia. Karena janji kompensasi mempekerjakan mereka tak kunjung datang, membuat puluhan warga desa ring 1 seperti Sawir, Glondong Gede di Kecamatan Tambakboyo serta Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, ahirnya meluruk manajemen PT Holcim Indonesia, Senin (19/05/2014) pagi.

Aksi massa dipicu belum jelasnya soal pemberian pekerjaan yang sebelumnya sudah disepakati antara perusahaan asal Swis dan warga itu. Massa desa ring 1 meminta kejelasan tentang pekerjaan sebagai tenaga pengamanan swakarsa yang pernah dijanjikan.

Sebelumnya warga yang menginginkan menjadi tenaga pengamanan proyek perusahaan itu akan dipertemukan dengan pihak manajemen. Namun setelah ditunggu hampir dua bulan kabar tersebut makin kabur. Bahkanm hanya terkesan iming-iming dan hanya isapan jempol. Sehingga warga datang untuk memastikan adanya pekerjaan tersebut.

Koordintaor aksi, Sutanto, menjelaskan pihaknya bersama warga ring 1 telah dijanjikan untuk pekerjaan pam swakrasa. Kedatangan ke PT Holcim Indonesia untuk meminta kejelasan kapan bisa dipertemukan dengan pihak menejemen. “Tadi mau diagendakan dengan Pak Sidik (GM PT Holcim Indonesia). Hasilnya ya sebatas diagendakan saja. Tetap akan kita tanyakan terus, ” papar Sutanto.

Sementara Communication Relation PT Holcim Indonesia, Indriani Siswati, saat dikonfirmasi melalui ponselnya berdalih masih rapat.Dirinya berjanji akan memberikan penjelasan usai rapat. “Maaf saya masih meeting, bisa tolong di sms (pesan singkat) dulu? Nanti saya hubungi kembali. Trimakasih, ” begitu jawab Indri melalui pesan singkat. HANAFI

Facebook Comments

About the Author