Published On: Rab, Jul 29th, 2015

Dikadali Terus Warga Ring 1 Protes Proyek KIT

JENU

TAk DIMANUSIAKAN: Puluhan warga sekitar pembangunan proyek atau ring 1 menolak pembangunan kawasan industri Tuban (KIT) di Desa Socorejo Kecamatan Jenu dengan menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (29/07/2015) pagi.

TAk DIMANUSIAKAN: Puluhan warga sekitar pembangunan proyek atau ring 1 menolak pembangunan kawasan industri Tuban (KIT) di Desa Socorejo Kecamatan Jenu dengan menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (29/07/2015) pagi.

seputartuban.com-Puluhan warga sekitar pembangunan proyek atau ring 1 menolak pembangunan kawasan industri Tuban (KIT) di Desa Socorejo Kecamatan Jenu dengan menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (29/07/2015) pagi.

Begitu tiba di lokasi massa dari Desa Temaji, Socorejo dan Desa Karangasem, langsung meblokir pintu masuk proyek dengan membawa poster bertuliskan “Silahkan Membangun Tapi Jangan Korbankan Rakyat” serta tulisan lain berisi penolakan pembangunan KIT.

Koordinator aksi, Umar Taukit, mengatakan warga tidak mengetahui tidak tahu menahu soal pembangunan KIT. Meski poembangunannya sudah berjalan tiga tahun sama sekali belum pernah ada sosialisasi.

“Akibatnya warga takut nantinya akan berdiri perusahaan-perusahaan yang merugikan masyarakat sekitar. Sebagai warga ring 1 kami menolak pembangunan KIT, sebab pihak manajemen sudah ingkar terhadap warga. Katanya mau mengadakan sosialisasi tetapi hingga saat ini tidak ada kabarnya,” teriak Umar.

Menurut dia, kekhawatiran warga bukan tanpa alasan karena saat ini beredar akan berdiri perusahaan pengelolaan minyak yaitu PT Kriss Energi yang sudah melakukan pengurusan izin. Selain itu akan menyusul PT Teknotama Lingkungan Internusa (PT TLI) yang akan mengolah limbah.

Yang lebih mencemaskan lagi, berembus informasi nantinya bahwa KIT akan menggunakan air bawah tanah sebagai penopang industri.

Tidak menutup kemungkinan daerah sekitar akan mengalami kekeringan. Padahal masyarakat sekitar mayoritas adalah seorang petani. Tidak ada satupun pihak manajemen KIT yang menemui warga.

Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan yang berada di lokasi kemudian menemui pengunjuk rasa. Dia berjanji dalam waktu dekat akan dilakukan mediasi antara warga dengan pihak KIT.

“Sehingga ada solusi dari permasalahan ini,” tegas Guruh sesaat sebelum massa membubarkan diri. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author