Published On: Rab, Mei 2nd, 2018

Digrebek Produsen Arak Berkapasitas 600 Liter Tiap Hari

seputartuban.com, SEMANDING – Polres Tuban kembali mengamankan produsen minuman keras ( Miras ) jenis arak di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Dari penggrebekan tersebut berhasil mengamankan 3 pelaku yang dibekuk dengan tugas yang berbeda – beda. Yakni SMN (35), perannya membuat baceman, SMR (42) tugasnya membuat arak, dan WRS (45) dipercaya menyimpan arak jadi. Persisnya sebulan beroperasi, Dengan kapasitas hasil produksi yang cukup besar 600 Liter per hari.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat jumpa pers di lokasi penggrebekan

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat konferensi pers, Selasa (1/5/2018) di lokasi penggrebekan mengatakan hasil ungkap kasus itu menemukan modus baru dalam proses produksi arak. Jika biasannya wadah yang dipakai drum, namun yang diungkap adalah berbentuk kolam semi permanen dari bahan terpal.
Kondisi tersebut jelas tidak bersih, karena ditemukan kecoa, cicak bahkan belatung di kolam tersebut. “Sudah dicek di lab yang proses penyulingan kadarnya masih 40% belum dioplos. Kalau dilakukan oplosan, Di campur dengan zat kimia atau campuran lainnya seperti yang dikatakan bapak Kapolda bisa sampai 60%-70 % kadarnya,” terangnya.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat dilokasi penggrebekan melihat kolam baceman arak

Dari pengakuan pelaku, mereka mengaku baru menjalani pekerjaannya. Namun tidak menutup kemungkinan mereka adalah pelaku lama yang belum tertangkap. Selain itu, alasan dia memproduksi arak karena ekonomi karena hasilnya menggiurkan. Ini alasan klasik yang biasa dipakai para produsen arak yang telah ditangkap.

“Dalam 1 hari bisa memproduksi 600 liter, 1 botol harganya sekitar Rp. 20.000. Dengan modal 1 drum Rp. 550.000 setelah disuling jadi Rp. 750. 000. Dan di edarkan ke warung- warung kecil. Ada yg diecer ada juga yang diambil (dibeli) tengkulak,” kata salah satu pelaku saat yang sama.

Ketiganya sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dijerat dengan pasal 204 KUHP yo pasal 135 yo pasal 71 (2),140 yo 86 (2) UU NO 18 th 2012 tentang Pangan jo Pasal 204 KUHP.

Dengan Barang Bukti (BB) yang diamankan berupa, 400 liter arak siap edar, alat penyulingan 3 buah, LPG 3 Kg sebanyak 25 buah, 6 biji kompor dan baceman 20.800 liter dalam kolam.
Diketahui, dalam pers release tersebut rencanannya juga akan dilakukan bersama Kapolda Jatim seperti sebelumnya. Namun karena ada kegiatan lain, orang nomor satu di Polda Jatim tersebut batal hadir. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

About the Author