Published On: Kam, Okt 16th, 2014

Diduga Untuk Proyek Jabung Ring Dyke, 1.365 Liter Solar Subsidi Diamankan Polisi

Share This
Tags

TUBAN

GAGALKAN PENYELEWENGAN : Barang bukti penyalahgunaan solar subsidi untuk kebutuhan alat berat proyek

GAGALKAN PENYELEWENGAN : Barang bukti penyalahgunaan solar subsidi untuk kebutuhan alat berat proyek

seputartuban.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil menggagalkan praktek penyalahgunaan distribusi solar subsidi. Untuk operasional alat berat proyek Jabung Ring Dyke, di awasan dusun Gilis, Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Peristiwa pengungkapan praktek nakal ini berawal pada, Rabu (15/10/2014), petugas Satreskrim Polres Tuban melakukan pengecekan di kawasan proyek pembangunan waduk Jabung Ring Dyke. Menemukan sebuah truk yang diduga mengangkut solar subsidi yang akan disalahgunakan.

Setelah dilakukan pengintaian, petugas menangkap basah pelaku sudah menuangkan solar subsidi kepengisian bahan bakar ekavator. Seharusnya pekerjaan proyek dan industri dilarang menggunakan solar subsidi. Seketika petugas meringkusnya karena tertangkah basah usai menuangkan 1 buah jerigen solar subsidi.

Kasat Reskrim Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suharyono, Kamis (16/10/2014) mengatakan, modus yang digunakan pelaku membeli BBM jenis solar di SPBU dengan menggunakan jurigen. Dengan alasan akan digunakan untuk mengairi sawah. Namun nyatanya solar tersebut disalahgunakan dengan dijual untuk menyuplai bahan bakar pengerjaan proyek.

“Saat kita melakukan pengecekan di lokasi proyek itu, kita temukan ada sebuah truk bak mengangkut BBM jenis solar bersubsidi sebanyak 18 jurigen, pada saat petugas sampai dilokasi pelaku sudah berhasil mengisikan 1 jurigen solar kedalam alat berat. Pelaku beserta barang bukti langsung kita amankan,” jelasnya.

Setelah menangkap tersangka, Mohammad Nur Sodik (35), warga Desa Simorejo, petugas melakukan pemeriksaan dirumah pelaku, dan mendapatkan 22 jurigen berisi solar yang diletakkan disamping rumahnya.

Tersangka peserta barang bukti dibawa ke Mapolres Tuban untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Petugas berasil menyita barang bukti berupa 1 unit truk bak nopol L 8083 WP dan 39 jurigen yang berisi solar dengan isi 35 liter solar tiap jerigen.

“Dari tangan pelaku kita berasil menyita sebanyak 1.365 liter solar yang ditaruh di 39 jurigen. Karena barang buti ini berupa bahan bakar yang mudah terbakar akan kita serahkan kepada Pertamina,” sambungnya.

Akibat perbuatanya ini, tersangka dijerat pasal 53  huruf c Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun. Karena ancaman hukuman dibawah 4 tahun, tersangka tidak ditahan dan dikenakan wajib lapor. MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos