Published On: Sel, Okt 21st, 2014

Diduga Sering Mukul Siswa, Wali Murid Tuntut Kepsek SDN Dipindah

Share This
Tags

SOKO

ilustrasi

ilustrasi

seputartuban.com – Peristiwa pemukulan yang dilakukan seorang kepala sekolah SDN diwilayah kecamatan Soko, Kabupaten Tuban membuat wali murid resah. Karena mulai terungkap, perempuan ini diduga kuat sudah kerap melakukan pemukulan kepada muridnya.

Salah satu wali murid SN (29), mengaku putranya bernama SRN (8), siswa kelas 2 tersebut dipukul oleh kepala sekolah pada Kamis (02/10/2014). Akibat pemukulan tersebut menyebabkan kepala anaknya benjol.

Mendapat perlakukan ini, SN mendatangi sekolah bermaksud melakukan protes. Namun sang kepala sekolah yang ditemui mengelak dia pernah memukul SRN. Dengan dalih dia lupa telah melakukan pemukulan tersebut. “Kabarnya banyak yang dipukul mas, tapi yang berani datang ke sekolah ya hanya saya,” ungkapnya Senin (20/10/2014).

Meski hingga saat ini belum dilaporkan kepada Polisi, dia berharap pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Tuban bersikap tegas. Dengan melakukan penanganan masalah dan memindah tugaskan pelaku dari sekolah tersebut, agar siswa lainya tidak menjadi korban serupa. ”Kalau oknum guru tersebut hanya diskors tidak boleh mengajar beberapa bulan, itu malah keenakan dan tidak membuat jera. Kita minta ada pertemuan wali murid dengan pihak sekolah untuk membahas hal ini,” katanya.

Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Soko, Supa’ad  mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman masalah ini. “Kami akan melakukan kajian dengan tim yang selanjutnya kami akan memanggil yang bersangkutan untuk kami mintai keterangan, bilamana terbukti dari pihak UPTD akan memberikan surat teguran agar tidak mengulangi lagi,” jelasnya.

Beberapa waktu sebelumnya, diwilayah Kecamatan Soko juga sempat ramai diperbincangkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan guru. Kasusnya sempat ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Tuban. Namun pihak penyidik beralasan tidak cukup bukti dan korban dan keluarganya merasa tidak dirugikan sehingga kasusnya dihentikan. Namun guru yang bersangkutan dipindah tugaskan dari tempat semula ia mengajar. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos