Published On: Sen, Apr 21st, 2014

Diduga Mabuk, Meninggal Dilokasi Laka

Share This
Tags

MERAKURAK

ilustrasi laka lantas (a)seputartuban.com – Kacung Junaedi (59), warga Dusun Djedung, RT. 1/ RW. 5, Kelurahan Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban ditemukan tewas bersimbah darah di  Jl. Delima Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Jumat, (18/4/2014), sekitar pukul 00.10 WIB.

Kejadian bermula saat kakek 2 cucu itu mengendarai sepeda motor Nopol S 4319 FT miliknya. Berjalan dari arah utara menuju arah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, Kacung mengalami selip sendiri dan mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). Korban terjatuh dan kepalanya terbentur badan jalan. Akibatnya, kepala korban mengalami luka parah. Sedangkan untuk sepeda motor korban ringsek akibat menabrak pembatas jalan.

Bagus Sujarwo (33), warga setempat sekaligus saksi mata menjelaskan bahwa korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak berdaya. Darah mengucur dari kepala korban dengan posisi tergeletak di sisi badan jalan. “Baunya seperti habis mabuk mas. Dengar suara tabrakan terus saya keluar rumah dan melihatnya. Tidak berani mengangkat, tapi langsung lapor Polisi saja,” ujar Bagus.

Kanit Laka Lantas, Iptu Frihamdani saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kejadian laka lantas disebabkan akibat kurangnya kewaspadaan oleh korban. Diduga korban sebelumnya mabuk, sehingga saat di lokasi kejadian korban megalami selip sendiri dan meninggal di lokasi kejadian.

Selain itu, korban juga kurang mampu dalam mengendalikan jalannya sepeda motornya. Diduga mengendarai sepeda motornya terlalu kencang. “Korban mengalai luka pada kepalanya, helmnya pecah. Baru diketahui oleh saksi saat melintas. Meninggal di lokasi langsung,” jelasnya.

Dari data jumlah laka lantas yang diperoleh seputartuban.com menjelaskan bahwa selama Januari sampai pertengahan April 2014 terdapat 4 korban meninggal dunia laka lantas akibat selip sendiri. HANAFI

Facebook Comments

About the Author