Published On: Sen, Des 7th, 2015

Diduga Epilepsi Hilang Disungai Kening

Share This
Tags

PARENGAN

Pencarian korban tenggelamseputartuban.com – Diduga menderita epilepsi, Munggar (50), warga Desa Kumpulrejo RT. RW. 03/04, Kecamatan Parengan, Kab. Tuban, Senin (7/12/2015) pagi hilang saat mandi di sungai Kening setempat. Petugas gabungan belum menemukan jasad korban meski pencarian dilakukan hingga sore hari.

Diduga korban saat mandi penyakit epilepsinya kambuh. Sehingga dia tidak dapat mengontrol dirinya dan tenggelam. “Diperkirakan hilangnya korban pukul 07.00 WIB,” ungkap Kapolsek Parengan, AKP. A. Kusrin.

Pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa setempat saat korban pergi kesungai untuk mandi tidak kunjung kembali. Serta tetangga korban pukul 08.00 WIB mengetahui baju dan peralatan mandi berada dibibir sungai. Namun keberadaan korban tidak ada meski sudah dicari disekitar lokasi.

Pada saat itu sungai dalam kondisi banjir dan air keruh. Karena wilayah hulu sungai sebelumnya hujan lebat. “Laporan itu disampaikan Kepala Desa kepada kami. Kemudiam kami sampaikan ke BPBD dan Polres Tuban untuk dilakukan pencarian,” jelas Kapolsek.

Kemudian petugas gabungan datang pukul 11.00 WIB. 20 personil tim SAR Polres Tuban dan 10 personil BPBD melakukan pencarian. Meski telah menyusuri sungai dan dibantu warga, jasad korban belum ditemukan. Pencarian dilakukan dengan menyusuri sungai sejauh 6 KM dari lokasi hilangnya korban.

Pencarian dihentikan karena cuaca mendung. Akan kembali dilanjutkan esok hari. Namun belum dapat dipastikan mulainya, karena ada personil SAR Polres Tuban mendapatkan tugas pengamanan Pemilukada. “Jasad korban belum ditemukan, cuaca juga mendung,” ungkap Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Eko Adi Wibowo, yang memimpin pencarian.

Kejadian tenggelam di Sungai Kening ini bukan kali pertama. Sabtu (4/1/2014) Sukirah (65), warga setempat tenggelam. Jasad korban baru ditemukan 2 hari kemudian setelah dilakukan pencarian. Jasad ditemukan di hilir sungai, kawasan Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Senin (6/1/2014). ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author