Published On: Jum, Feb 19th, 2016

Dibentuk Tim Asistensi Desa Untuk Meluruskan Langkah Pemdes

TUBAN

DANA DESAseputartuban.com – Jumlah Dana Desa (DD) tahun 2016 sebanyak Rp. 197.768.399.000 sangat banyak. Jika tidak dilakukan pendampingan secara maksimal, uang tersebut bukan tidak mungkin menjadi bencana bagi Pemerintah Desa (Pemdes). Sehingga akan dibentuk tim asistensi desa untuk membantu mengarahkan Pemdes dalam mengelola dana segar itu.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa Dan Keluarga Berencana (Bapemas,Pemdes dan KB) Kabupaten Tuban, Mahmudi, menyampaikan pihaknya akan menerjunkan tim asistensi untuk mengawal penggunaan Dana Desa. Tujuan dibentuknya tim asistensi, agar dana tersebut benar benar tepat sasaran. Meski kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi juga sudah mengatur fokus kegunaan DD tersebut. “Nantinya tim asistensi bisa memberikan pertimbangan kepada Pemdes terkait penekanan penggunaan DD yang sesuai aturan,” katanya, Kamis (18/2/2016).

Dana dari APBN itu diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. “Kita juga sering melihat beberapa desa menggunakan DD untuk pembangunan infrastruktur balai desa. Dengan adanya tim tersebut nantinya dana tersebut bisa diperuntukkan pada wilayah semestinya,” lanjutnya.

Pemdes diharapkan bijak dalam pengelolaan anggaran tersebut, baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggung jawaban maupun pelaporan. “Termasuk untuk memperhatikan masalah perencanaan sebagai dasar pengelolaan keuangan Desa,” pungkasnya.

Untuk lebih menegaskan dan menertibkan penggunaan DD, Bupati Tuban berencana menerbitkan surat edaran (SE) tentang fokus penggunaan DD. Harapannya dana tersebut harus benar-benar tepat sasaran.

Diketahui, saat ini sebagian besar Pemdes belum menyampaikan laporna pertanggung jawaban (LPJ) penggunaan DD. Bahkan pendamping desa dibeberapa tempat kurang maksimal menjalankan tugasnya. Karena mereka nampak tidak terlalu faham dengan pekerjaan yang dilakukanya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author

Videos